Breaking News

BLT Anak Sekolah, Ini Cara Daftar, Pencairan + Syaratnya

makaryo.net -BLT Anak Sekolah, Ini Cara Daftar, Pencairan + Syaratnya. BLT atau disingkat “Bantuan Tunai Langsung” adalah salah satu program bantuan pemerintah untuk membantu masyarakat bertahan di masa-masa sulit. Saat ini banyak sekali jenis penerima BLT yang tersebar luas, mulai dari BLT untuk UMKM, PKH, pelaku yang terdampak Covid, hingga BLT untuk anak sekolah.

Secara historis, negara perintis BLT pertama adalah Brasil. Lambat laun banyak negara yang mengadopsinya, hingga kini masyarakat Indonesia merasakannya. Buat kamu anak sekolah Indonesia, sekarang ada program bantuan tunai lho!

Jangan khawatir, karena di sini kita akan membahas secara mendalam tentang program BLT untuk anak sekolah, mulai dari cara mendaftar, persyaratan yang diperlukan, besaran bantuan dalam bentuk tunai dan masih banyak lagi. Untuk itu kita simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Tujuan BLT Anak Sekolah untuk Apa Sebenarnya?

BLT Anak Sekolah, Ini Cara Daftar, Pencairan + Syaratnya

Pemerintah melalui Kementerian Sosial dan Kesehatan RI telah memberikan bantuan khusus kepada pelajar Indonesia untuk membantu mereka dalam proses belajar-mengajar di tengah merebaknya wabah Covid-19 saat ini. BLT untuk anak usia sekolah merupakan salah satu hibah PKH dari Kementerian Sosial.

Seluruh siswa SD, SMP, dan SMA akan mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) dari pemerintah. Ini merupakan bagian dari program bantuan sosial PKH (Program Keluarga Harapan) Kementerian Sosial RI untuk pemulihan dan bantuan pendidikan akibat wabah pandemi yang telah berlangsung lebih dari 2 tahun.

Proses pendaftaran BLT untuk anak sekolah akan sama dengan pendaftaran kesejahteraan PKH sebelumnya, yaitu terdaftar di Cekbansos.kemensos.go.id. Sebelum mendaftar, kami sarankan Anda memeriksa situs terlebih dahulu, apakah Anda terdaftar atau tidak.

Untuk mengetahui penerimanya silahkan akses cekbansos.kemensos.go.id dengan cara berikut ini:

  • Cara pertama silahkan masuk ke dalam situs kemensos.go.id.
  • Tentukan dan pilih Provinsi, Kabupaten, Kota, Kecamatan, dan Desa.
  • Lengkapi dengan data diri yang benar dan valid, mulai dari NIK KTP, dan lainnya jika diperlukan.
  • Silahkan masukan kode berjumlah 8 Huruf yang sudah disediakan di dalam kotak kodenya.
  • Adapun jika kode huruf kurang jelas, maka silahkan klik kembali kotak kode tersebut untuk mendapatkan kode terbarunya.
  • Terakhir Klik Tombol Cari.

Selanjutnya, sistem akan memverifikasi dan membandingkan secara tidak langsung data keluarga penerima bantuan yang terdiri dari nama dan wilayah yang telah dimasukkan sebelumnya. Kemudian juga akan ada perbandingan dengan nama-nama yang masuk dalam database Kemensos.

Cara Daftar BLT Anak Sekolah

Bagi siswa SD, SMP, dan SMA yang belum pernah menerima bantuan PKH dalam jumlah tertentu dari Kementerian Sosial, silahkan melakukan registrasi sebagai berikut:

1. Daftar di DTKS Kemensos

BLT Anak Sekolah, Ini Cara Daftar, Pencairan + Syaratnya

Harap perhatikan langkah penting ini tentang cara mendaftar BLT untuk anak sekolah dan calon penerima manfaat kesejahteraan. Hal ini harus Anda lakukan agar dapat segera mendaftar melalui skema DTKS Kementerian Sosial.

Walaupun registrasi PKH di DTKS sudah bisa diakses secara virtual, namun ada tahapan lainnya yang wajib dilakukan manual secara offline. Dikarenakan dari Kemensos sendiri masih menerapkan sistem pendaftaran secara offline. Cara pendaftarannya bisa kamu lakukan seperti poin berikut:

  • Diwajibkan orang tua murid mendatangi kantor desa atau kelurahan setempat dengan membawa perlengkapan fotokopi NIK, dan KK untuk pendaftaran di DTKS Kemensos nya.
  • Nantinya pihak desa atau kelurahan akan melakukan mufakat data mengenai kelayakan masuk tidaknya ke dalam DTKS Kemensos tersebut.
  • Untuk hasilnya akan segera dimuat dalam berita acara yang sudah disepakati oleh kepala desa dan perangkat desa lainnya.
  • Lalu berita acara tersebut nantinya akan dijadikan bahan acuan di Dinas Sosial guna proses verifikasi maupun validasi dengan mendatangi rumah calon penerima tersebut.
  • Kemudian data DTKS Kemensos yang sudah divalidasi serta diverifikasi akan diinput ulang ke dalam sistem SIKS (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial) oleh pihak operator desa atau kelurahannya.
  • Jika data sudah berhasil dimasukan ke dalam sistem, maka Dinsos (Dinas Sosial) akan menanggapi untuk proses lanjutan verifikasi, dan melaporkannya ke bupati atau wali kota.
  • Dan setelah itu akan mendapatkan KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) berikut nomor rekening bank.
Baca Juga  Baru Situs Video Bokeh Bokeh Full 2021 Full Version Y2mate-Info Terkini

2. Melakukan Pendaftaran Online

BLT Anak Sekolah, Ini Cara Daftar, Pencairan + Syaratnya

Oleh karena itu, bahkan dalam proses pendaftaran BLT untuk anak sekolah online, orang tua siswa juga dapat mengajukan diri di DTKS Kementerian Sosial Republik Indonesia sebagai penerima manfaat. Proses pendaftaran juga dapat dilakukan melalui akses virtual melalui perangkat Smartphone.

Namun sebelumnya pastikan kamu terlebih dahulu mengunduh aplikasi untuk pengecekan bansos tersebut, karena sudah tersedia di Play Store manapun. Siapkan juga NIK dan KK untuk mengeceknya. Simak berikut cara pendaftaran virtualnya:

  • Pertama silahkan kamu akses dan masuk ke Play Store dan unduh aplikasi cek bansosnya. Jangan lupa juga untuk segera menginstalnya di perangkat.
  • Kemudian masuklah ke dalam aplikasinya untuk memilih menu daftar usulan diri, atau keluarga maupun masyarakat lainnya yang telah terinput di DTKS Kemensos supaya mendapat bansos PKH tersebut.
  • Klik menu tambahan usulan.
  • Setelah itu secara otomatis sistem akan melakukan pencocokan nama, data NIK, KK, status keselarasan Dukcapil, berikut keselarasan pengusul sesuai dengan data yang ada di DTKS Kementerian Sosial tersebut.
  • Langkah terakhir pilihlah bansos PKH Kemensos.

Nah, apabila semua rangkaian proses pendaftaran BLT nya sudah kamu lakukan, khususnya bagi anak sekolah, maka semua siswa SD, SMP, SMA, tersebut masuk dalam kategori penerima KPM PKH.

Berikut Syarat Penerima BLT Anak Sekolah

BLT Anak Sekolah, Ini Cara Daftar, Pencairan + Syaratnya

Sebelum kamu hendak melakukan pengecekan BLT Anak Sekolah maka pastikan syarat-syaratnya terpenuhi. Berikut syarat penerimanya:

  • Diharuskan memiliki KIP (Kartu Indonesia Pintar).
  • Wajib terdaftar di lembaga formal maupun non formal berdasarkan daerahnya masing-masing.
  • Kemudian juga harus terdaftar di Dapodik (Data Pokok Pendidikan).
  • Untuk keluarga yang tidak memiliki KIP masih bisa mendapatkan bantuan BLT tersebut.
  • Caranya adalah harus mendaftarkan diri dengan membawa KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) ke dinas pendidikan terdekat.
  • Bagi siswa yang tidak mempunyai KKS tersebut maka wali muridnya bisa segera meminta SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) dari pihak RW dan RT setempat berikut pihak kelurahan supaya dapat mendaftarkan diri ke dinas pendidikan.

Jika semua persyaratan diatas sudah terpenuhi oleh sang siswa, maka pastikan juga bahwa siswa tersebut sudah mendaftarkan diri sebagai penerima BLT khusus siswa sekolah tersebut.

Besaran Nominal Penerima BLT Anak Sekolah

BLT Anak Sekolah, Ini Cara Daftar, Pencairan + Syaratnya

Untuk total bantuan yang akan didapatkan bagi ketiga jenjang pendidikan tersebut nominalnya sebesar Rp.4,4 juta dengan rincian sebagai berikut:

  • SD / sederajat sebesar Rp. 900.000 per tahun.
  • SMP / sederajat sebesar Rp. 1.500.000 per tahun.
  • SMA / sederajat sebesar Rp. 2.000.000 per tahun.

BLT Anak Sekolah dan Sasaran Penerimanya

BLT Anak Sekolah, Ini Cara Daftar, Pencairan + Syaratnya

  • Seorang peserta didik pemegang KIP.
  • Peserta didik dari keluarga miskin dengan adanya pertimbangan khusus.
  • Seorang siswa SMK yang sedang menempuh program studi keahlian kelompok dalam bidang: Perikanan, Pertanian, Peternakan, Pelayaran, Kehutanan, berikut Kemaritiman.

PIP sendiri secara khusus dirancang untuk memberikan pengasuhan bagi anak usia sekolah dari keluarga kurang mampu yang masih memiliki prioritas terhadap berbagai layanan pendidikan hingga tamat SMA. Misalnya melalui pendidikan formal.

Misalnya dari SD/MI sampai dengan tamatan SMA, SMK, S2 atau pendidikan nonformal paket A, paket C, beserta mata kuliah yang dibakukan.

F.A.Q

Bagaimana cara mendapatkan bantuan dari pemerintah bagi yang belum pernah menerima, terutama bagi keluarga yang tidak mampu?

Jawaban: Berdasarkan UU no. 13 Tahun 2011 dan Kementerian Sosial n. 33 Tahun 2021, semua program bantuan dan pemberdayaan pemerintah dalam rangka penanggulangan kemiskinan harus berbasis DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Sedangkan DTKS berdasarkan data kependudukan.

Pada dasarnya usulan untuk masuk dalam DTKS dan usulan untuk menjadi KPM (Keluarga Penerima Manfaat) bansos yang merupakan program reguler Kementerian Sosial RI (Sembako, PKH, PBI) menjadi kewenangan Kabupaten/Kota. Kota. pemerintah daerah bersama-sama dengan pemerintah yang lebih kecil.

Terdiri dari Desa/Kelurahan, artinya setiap lurah dapat menyebutkan warga miskin dan membutuhkan di wilayahnya untuk mengikuti DTKS dan mengakses bantuan. Jika warga yang merasa kurang mampu dan membutuhkan akses bantuan sosial tetapi belum ditempatkan di DTKS.

Atau bahkan yang sudah ada di DTKS tapi belum pernah diusulkan untuk kesejahteraan, bisa mengetahuinya melalui unsur pemerintahan terkecil di daerahnya (RT/RW/Kepala Dusun/Lurah untuk diusulkan menjadi KPM untuk kesejahteraan. Jika pengajuan dilakukan setelah kelurahan, maka akan dilakukan home visit untuk memverifikasi kesesuaian keluarga sesuai dengan kriteria yang ditentukan oleh Menteri Sosial Republik Indonesia.

Seseorang akan dinyatakan sah sebagai KPM apabila data permohonannya telah melalui proses validasi dan terbukti layak menjadi penerima kesejahteraan sosial.

Baca Juga  Update New Video Bokeh Bokeh Full 2021 Terbaru

Manfaat apa saja yang bisa didapatkan di halaman Checkout Kesejahteraan RI Departemen Sosial?

Jawaban: Pemerintah melalui Kementerian Sosial RI telah menyediakan laman bagi penerima bansos melalui tautan: Cekbansos.kemensos.go.id. Halaman tersebut menampilkan nama-nama seluruh penerima bansos RI di lingkungan Desa/Kelurahan sesuai aturan nama dan alamat. Tujuannya agar masyarakat bisa memverifikasi namanya masuk atau tidak sebagai calon penerima bansos. Selain itu juga dapat memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk mengetahui nama-nama penerima manfaat di wilayah sekitarnya.

Dengan cara ini mereka dapat berpartisipasi dalam pelaksanaan fungsi pengawasan yang berkaitan dengan ketepatan tujuan dari bantuan di lingkungan mereka. Jadi pastikan Anda menulis nama lengkap berdasarkan KTP untuk memastikan data yang keluar benar-benar data yang diharapkan atau diharapkan.

Jika nama lengkap dan usia yang tertera sama persis dengan lebih dari satu, atau Anda merasa bukan penerima yang dituju namun nama Anda muncul di halaman Wellness Checkout, Anda bisa mencari langsung di area yang Anda cari untuk menentukan siapa KPMnya. . diharapkan adalah, karena sangat mungkin ada kesamaan nama. Bagaimana jika Anda telah mengkonfirmasi nama, usia, tetapi sudah/belum menerima bantuan?

Jawaban: Setelah dipastikan nama yang terdaftar adalah nama Anda, tetapi dianggap belum mendapatkan bantuan, Anda dapat secara berkala menghubungi pendamping kesejahteraan, RT/RW dan pengelola desa/kelurahan setempat untuk klarifikasi.

Apabila informasi terkait tidak didapatkan, Anda dapat langsung mengeceknya secara langsung melalui Layanan atau SLRT (Sistem Rujukan Terpadu di Dinas Sosial Kabupaten/Kota berdasarkan kartu identitas Anda (poin 4).

Bagaimana Anda tahu jika DTKS atau penerima manfaat kesejahteraan disertakan?

Jawaban: Status keberadaan data seseorang yang ada di dalam DTKS dan kepesertaan bansos bisa kamu ketahui dengan cara menanyakannya langsung atau lewat email ke Dinsos Kabupaten, Kota setempat sesuai dengan alamat KTP dengan menunjukan atau mengirim foto atau scan:

  • KTP
  • KK d
  • KKS jika ada

Dimana tempatnya supaya mengetahui informasi DTKS? Dan cara mengusulkannya bagi yang belum masuk?

Jawban: Kemensos RI sudah menyediakan laman situs web secara khusus terkait DTKS sebagai berikut: https://dtks.kemensos.go.id/, sedangkan pengusulan untuk masuk DTKS bisa dilakukan lewat Pemerintah Desa / Kelurahan secara bertahap dan akan diproses sesuai prosedural serta aturan.

Data DTKS dan penerima manfaat kesejahteraan tidak up to date, jadi tujuannya tidak sepenuhnya benar?

Jawaban: DTKS (Data Kesejahteraan Sosial Terpadu) diupdate secara berkala oleh dinas sosial kabupaten kota dengan kelebihan dari pemerintah kelurahan/desa melalui persetujuan kelurahan, juga dilakukan pengecekan rumah di lapangan sesuai ketentuan yang berlaku .

Untuk hasil pemutakhiran, data akan dikirimkan ke Kementerian Sosial untuk ditetapkan sebagai DTKS. Hal ini sejalan dengan Peraturan Menteri Sosial Nomor 3 Tahun 2021 yang DTKS selalu dimutakhirkan dengan penetapan Menteri Sosial Republik Indonesia setiap bulannya.

Bagaimana solusinya bila pindah penduduk ke kota 2 tapi data DTKS masih di kota 1?

Jawaban: Selama ini mekanisme pengelolaan DTKS belum mampu mengakomodir perpindahan penduduk secara otomatis berdasarkan data kependudukan. Pasalnya, dalam mekanismenya sendiri, pengusulan dan penyempurnaan DTKS melibatkan kelurahan setempat sesuai KTP melalui aplikasi.

Oleh karena itu, untuk meninggalkan DTKS di Kabupaten/Kota asal perlu melapor ke dinas sosial kelurahan dan Kabupaten/Kota asal. Sedangkan jika ingin masuk DTKS Kabupaten/Kota terbaru tetap harus auto sugesti melalui kelurahan setempat sesuai KTP terbaru.

Pada dasarnya DTKS atau usulan kesejahteraan bersifat kedaerahan, sehingga kepala daerah berwenang mengangkat warga yang berhak untuk dimasukkan dalam daftar DTKS atau selanjutnya diusulkan sebagai penerima manfaat kesejahteraan.

Bagaimana cara melaporkan semua penerima bansos yang tidak sesuai target?

Jawaban: Jika Anda menemukan penerima program yang dianggap mampu dan tidak layak untuk kesejahteraan, Anda dapat melaporkannya melalui pekerja sosial, pemerintah desa/kelurahan, kecamatan atau langsung ke dinas sosial dengan menunjukkan identitas. alamat yang dilaporkan dan bukti yang dapat diandalkan.

Tujuannya agar ada tindak lanjut dan Anda juga bisa menggunakan mobile app CekBansos Kemensos RI untuk merespon kelayakan penerima bakti sosial di wilayah sekitarnya.

Bagaimana cara mendaftar PKH dan siapa saja keluarga penerima manfaat yang memenuhi syarat?

Jawaban: Bahwa sasaran utama PKH adalah keluarga miskin serta rentan yang teregistrasi di DTKS, serta mempunyai elemen pendidikan, kesehatan, dana tau kesejahteraan sosial dengan kriteria sebagai berikut:

  • Ibu hamil atau menyusui
  • Anak yang berusia 0 tahun sampai dengan 6 tahun
  • Anak SD/MI maupun sederajat
  • Anak SMP/MTs / sederajat
  • SMA/MA / sederajat
  • Anak yang baru berusia 6 sampai dengan 21 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar 12 tahun.
  • Usia lanjut yang tinggal dalam keluarga mulai dari usia 70 tahun serta penyandang disabilitas berat.

Check Also

Enlace Video Completo Santi Millán viral en Twitter

Enlace Video Completo Santi Millán viral en Twitter

makaryo.net – Enlace Video Completo Santi Millán viral en Twitter, El presentador Santi Millán se …