Breaking News

3 Cara Cairkan BPUM di Eform Bri.Co.Id BRI, BNI, BLT UMKM

makaryo.net3 Cara Cairkan BPUM di Eform Bri.Co.Id BRI, BNI, BLT UMKM. Pemerintah Indonesia menawarkan berbagai program yang bertujuan untuk membantu masyarakat Indonesia. Salah satu program yang diberikan pemerintah adalah BPUM. Apa itu BPM? Bagaimana cara pengambilan BPUM di Eform bri.co.id BRI, BNI, BLT UMKM?

BPUM juga dikenal sebagai BLT UMKM. Bantuan sosial ini berupa uang yang diberikan oleh pemerintah kepada banyak warga negara Indonesia. Setiap warga negara Indonesia dapat memeriksa dan memverifikasi apakah dia salah satu penerima bantuan atau tidak.

Apa Itu BPUM atau BLT UMKM

3 Cara Cairkan BPUM di Eform Bri.Co.Id BRI, BNI, BLT UMKM

BPUM adalah singkatan dari Bantuan Produktif untuk Usaha Mikro, sedangkan BLT UMKM adalah singkatan dari Bantuan Langsung Tunai untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. Bantuan ini sangat membantu banyak masyarakat Indonesia, apalagi sejak pandemi melanda Indonesia.

Bantuan tunai yang diberikan pemerintah Indonesia ini senilai Rp 1,2 juta. Jumlah ini untuk setiap usaha milik masyarakat. Program bantuan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah yang akan membantu menghidupkan kembali perekonomian Indonesia di masa pandemi. Program bantuan ini diberikan kepada para pelaku UMKM di seluruh wilayah Indonesia. Total penerima adalah 12,8 juta pelaku UMKM yang berharap dapat melanjutkan usahanya selama masa COVID.

Syarat untuk Memperoleh Bantuan UMKM

3 Cara Cairkan BPUM di Eform Bri.Co.Id BRI, BNI, BLT UMKM

Setiap warga negara Indonesia yang merupakan pelaku UMKM dapat mempelajari berbagai ketentuan yang ditetapkan untuk menerima bantuan sosial dari program ini. Jika Anda belum menerima bantuan ini meskipun Anda seorang pebisnis, berikut adalah beberapa persyaratan yang harus Anda ketahui.

Setiap warga Indonesia yang merupakan pelaku UMKM bisa mempelajari berbagai syarat yang ditetapkan untuk menerima bantuan sosial dari program ini. Jika Anda belum memperoleh bantuan ini padahal mempunyai usaha, berikut beberapa persyaratan yang perlu Anda ketahui.

  • Merupakan pelaku atau pemilik UMKM dan adalah warga negara Indonesia atau WNI, bukan warga negara asing.
  • Pelaku yang akan mendaftar untuk menerima bantuan dari program BPUM ini harus mempunyai usaha menengah, kecil, atau mikro. Selain itu, warga yang akan mendaftar juga harus mempunyai nomor induk kependudukan atau NIK.
  • Pelaku UMKM tidak boleh merupakan anggota Polri, bukan bagian prajurit TNI, bukan ASN atau aparatur sipil negara, bukan karyawan dari BUMD (badan usaha milik daerah) atau BUMN (badan usaha milik negara).
  • Usaha yang dijalankan oleh pelaku UMKM tidak sedang mendapatkan kredit atau didanai oleh Kredit Usaha Rakyat (KUR) atau mendapat pinjaman usaha dari bank manapun.
  • Jika alamat KTP pemilik UMKM berbeda dari lokasi usaha, pelaku UMKM harus mempersiapkan SKU atau surat keterangan usaha yang diterbitkan oleh pihak yang berwajib.

Para pelaku UMKM yang ingin mendaftar program BPUM ini harus memenuhi kelima persyaratan di atas. Selain itu, ada beberapa file atau berkas yang wajib dipersiapkan oleh setiap pelaku usaha agar bisa mendaftar dan memperoleh bantuan dari pemerintah Indonesia. Berkas tersebut adalah:

  • Mempersiapkan NIK atau Nomor Induk Kependudukan atau nomor KTP.
  • Alamat domisili atau alamat terbaru yang ditempati saat ini.
  • Bidang usaha tertentu yang akan diusulkan untuk menerima bantuan tunai untuk usaha.
  • Nomor telepon aktif yang masih bisa dihubungi.
  • SKU atau Surat Keterangan Usaha jika lokasi usaha tidak sama dengan tempat tinggal pemilik usaha.

Semua berkas diatas wajib dipersiapkan sebelum pelaku UMKM mulai melakukan pendaftaran. Syarat berkas diatas wajib untuk dipenuhi terlebih dahulu sebelum pelaku usaha mempelajari cara mengecek maupun cara cairkan BPUM di Eform bri.co.id BRI, BNI, BLT UMKM.

Cara mendaftar program BPUM

Setelah berbagai berkas di atas disiapkan dan para pelaku UMKM memenuhi semua syarat yang ditentukan, para pelaku UMKM juga perlu mempelajari cara mendaftar agar bisa masuk dalam daftar penerima bantuan tunai pemerintah. Cara mendaftar di program ini adalah:

  • Mempersiapkan semua dokumen dan syarat yang diminta oleh pemerintah lalu datang ke salah satu Dinas Koperasi dan UMKM yang berada di dekat tempat tinggal atau tempat usaha pelaku UMKM dengan membawa semua persyaratan yang disebutkan diatas.
  • Serahkan berkas yang diminta oleh pemerintah untuk mengajukan program bantuan tunai untuk UMKM. Dinas Koperasi dan UMKM akan melakukan pengecekan dokumen serta memverifikasi seluruh identitas.
  • Jika ada persyaratan yang belum terpenuhi atau berkas yang belum dilengkapi, pelaku UMKM yang mendaftar akan diwajibkan untuk melengkapi semua berkas yang diminta terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke proses pendaftaran yang berikutnya.
  • Jika pengecekan berkas lancar karena semua persyaratan sudah sesuai dan berkas yang disiapkan sudah memenuhi syarat, petugas akan melakukan pendaftaran usaha sehingga usaha yang Anda ajukan akan menjadi salah satu calon penerima bantuan tunai BPUM.
  • Langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah menunggu hingga jadwal pengumuman dirilis. Kemudian Anda bisa menghubungi pihak yang berkaitan dengan proses pencairan BPUM. Dana bantuan akan segera dicairkan dan bisa langsung digunakan.
Baca Juga  10 Fungsi Kemasan yang Tak Boleh Juragan Abaikan

Setelah mendaftar, Anda juga bisa melakukan pengecekan untuk memastikan bahwa Anda sudah terdaftar sebagai salah satu penerima bantuan tunai untuk UMKM. Pengecekan bisa dilakukan dengan mudah dari manapun dan kapanpun.

Cara Mengecek Penerima Bantuan UMKM atau BPUM

3 Cara Cairkan BPUM di Eform Bri.Co.Id BRI, BNI, BLT UMKM

Untuk berkonsultasi atau memverifikasi apakah Anda terdaftar sebagai salah satu penerima Program Bantuan Pemerintah untuk Pelaku MIPYME, ada formulir khusus yang dapat Anda lakukan. Verifikasi sangat mudah dilakukan dan hanya membutuhkan perangkat seluler atau komputer.

Selain itu, Anda juga harus menyiapkan jaringan atau koneksi internet yang kuat agar proses verifikasi dapat berjalan dengan lancar. Jadi ikuti saja beberapa langkah sederhana di bawah ini.

  • Jalankan aplikasi web browser apa saja yang terpasang di perangkat seluler atau komputer Anda. Kemudian ketikkan alamat situs web untuk mengecek penerima bantuan tunai, yaitu eform.bri.co.id/bpum.
  • Setelah halaman utama BPUM berhasil muncul di layar monitor, masukkan nomor 16 digit nomor KTP Anda di kolom Nomor KTP. Pastikan nomor yang Anda masukkan sudah sesuai dengan yang ada di KTP.
  • Selanjutnya ketikkan Kode Verifikasi yang muncul di bawah kolom nomor KTP pada kolom kosong di bawahnya. Jika kode tersebut tidak terlihat jelas, klik pada tombol muat ulang lalu ketikkan kode yang terlihat lebih jelas pada kolom yang tersedia.
  • Lalu klik pada tombol Proses Inquiry untuk memproses permintaan pengecekan. Hanya diperlukan waktu beberapa detik saja untuk menampilkan data. Jika Anda tidak terdaftar maka akan muncul keterangan Nomor eKTP tidak terdaftar sebagai penerima BPUM.

Tapi jika keterangan yang muncul di layar adalah informasi bahwa Anda terdaftar sebagai salah satu penerima program bantuan, Anda bisa melanjutkan ke proses pencairan. Bantuan untuk UMKM tahun 2021 harus dicairkan sebelum tanggal 31 Desember 2021.

Cara Cairkan BPUM di Eform BRI.co.id BRI, BNI, BLT UMKM

Seperti banyak proses sebelumnya, proses pemberian bantuan tunai pemerintah kepada pelaku UKM juga memerlukan beberapa langkah yang harus diikuti oleh para penerima bantuan. Untungnya, pemerintah telah menyederhanakan prosesnya agar mudah diikuti.

Pemerintah bekerja sama dengan tiga lembaga corong yang bisa Anda kunjungi untuk dana bantuan BPUM. Ketiga lembaga tersebut adalah Poste, BRI dan BNI. Untuk melakukan pencairan dengan mudah, inilah langkah-langkah yang perlu Anda ikuti. Melalui Bank Negara Indonesia atau BNI

Cara pertama ini bisa dilakukan oleh pelaku UMKM yang sudah memiliki rekening di BNI atau Bank Negara Indonesia. Ada beberapa cara yang harus diikuti oleh para pelaku UMKM dan juga pemegang rekening BNI untuk mendapatkan dana keringanan dari pemerintah.

  • Penerima bantuan BPUM akan mendapatkan pemberitahuan dari pihak terkait. Pemberitahuan ini bisa jadi diberikan melalui chat WhatsApp, panggilan telepon, maupun melalui SMS yang menginformasikan bahwa proses pencairan dana perlu segera dilakukan.
  • Setelah memperoleh pemberitahuan dari pihak terkait, penerima bantuan BPUM perlu datang ke kantor cabang BNI dengan membawa berbagai dokumen penting seperti KTP, SKU atau NIB, serta Kartu Keluarga.
  • Setelah tiba di kantor cabang BNI, penerima dana bantuan BPUM akan diwajibkan untuk menandatangani suatu surat pertanggungjawaban sebagai penerima dana bantuan UMKM. Syarat ini merupakan syarat wajib yang tidak boleh dilewati.
  • Kemudian pihak penyalur, yaitu BNI, akan menyerahkan dana bantuan BPUM ke nomor rekening penerima yang telah terdaftar di BNI. Dana bantuan ini bisa segera digunakan untuk mengembangkan usaha yang Anda jalankan.

Pastikan Anda sudah mempunyai rekening BNI sebelum datang ke penyalur bantuan dana UMKM yaitu BNI. Bawa buku tabungan Anda ke kantor BNI sehingga pihak penyalur bisa segera menyerahkan dana yang memang berhak untuk Anda gunakan.

Mencairkan dana bantuan di Bank Rakyat Indonesia atau BRI

Pemilik UMKM yang mempunyai rekening BRI bisa memilih Bank Rakyat Indonesia sebagai penyalur dana bantuan UMKM dari pemerintah. Proses pencairan yang harus ditempuh sama mudahnya dengan proses pencairan dana bantuan lewat BNI. Berikut seluruh langkah yang wajib diikuti.

  • Pemilik UMKM perlu memeriksa situs web eform.bri.co.id terlebih dahulu untuk memastikan bahwa dirinya termasuk dalam daftar penerima bantuan. Jika pelaku UMKM tersebut dinyatakan sebagai penerima bantuan, penerima akan diarahkan ke halaman reservasi.
  • Di halaman reservasi, penerima perlu melengkapi semua kolom yang wajib diisi, seperti nomor KTP, Provinsi, Kabupaten atau Kota, Unit Kerja, serta Jadwal Antrian yang diinginkan. Setelah mengisi seluruh data tersebut, nomor referensi akan muncul di layar.
  • Simpan atau catat nomor referensi yang muncul tersebut karena nomor referensi itu merupakan syarat penting yang dibutuhkan untuk mencairkan dana bantuan dari pemerintah di kantor penyalur, yaitu kantor cabang BRI.
  • Pada jadwal yang tadi sudah dipilih, penerima harus datang ke kantor cabang BRI untuk melakukan pencairan. Jika tanggal yang ditentukan terlewat, penerima perlu mengulangi proses reservasi dari awal untuk mencairkan dana bantuan UMKM.
  • Penerima perlu menunjukkan beberapa berkas yang menjadi syarat untuk melakukan pencairan dana bantuan, yaitu identitas diri, kartu ATM dan buku tabungan BRI, surat pernyataan tanggung jawab mutlak, dan SKU jika dibutuhkan.
  • Proses pencairan dana pun akan segera dilakukan setelah petugas melakukan verifikasi data. Dana bantuan UMKM akan dikirimkan ke nomor rekening BRI penerima dana bantuan UMKM. Dana pun bisa segera digunakan sebagai tambahan modal untuk menjalankan usaha.
Baca Juga  Update Xxnamexx Mean Xxii Xxiii Xxiv Jepang Sub Indonesia 2022

Sangat penting untuk datang ke kantor penyalur dana bantuan pada jadwal yang sudah dipilih oleh penerima bantuan itu sendiri. Jika penerima datang sebelum atau setelah jadwal yang ditentukan, petugas tidak akan melayani proses pencairan dana bantuan UMKM.

Pencairan dana BPUM melalui Kantor Pos

Cara Penyaluran BPUM di Eform bri.co.id BRI, BNI, BLT UMKM yang terakhir via Correos atau PT. Pos Indonesia. Pemerintah bekerja sama dengan kantor pos menyalurkan dana bantuan BPUM kepada UMKM yang belum terjangkau perbankan.

Tujuan kerjasama antara pemerintah dan Correos adalah untuk menjangkau UMKM di pelosok. Dengan cara ini, pelaku UMKM tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk bepergian ke kota untuk memberikan dana bantuan. Namun yang jelas ada prosedur yang harus diikuti oleh pelaku MIPYME yang menyatakan diri terdaftar sebagai penerima dana bantuan. Berikut ini adalah prosedur lengkap yang harus diikuti selama proses pengeluaran.

  • Semua data pemilik UMKM akan diproses, diverifikasi, serta divalidasi di SIKP atau Sistem Informasi kredit Program oleh Kementerian Keuangan serta oleh SLIK atau Sistem Layanan Informasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
  • Setelah calon penerima bantuan dinyatakan lolos, penerima akan dinyatakan sebagai nominator sampai ditetapkan lagi sebagai penerima bantuan BLT UMKM BPUM oleh Kuasa Pengguna Anggaran.
  • Penyalur dana bantuan yaitu Kantor Pos wajib melakukan proses KYC atau Know Your Customer yang tujuannya adalah untuk memastikan benar atau tidaknya data penerima dana bantuan.
  • Penerima dana bantuan yang sudah melalui semua proses di atas diwajibkan untuk menandatangani Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak atau STJM atas data yang diberikannya kepada pihak penyalur dana bantuan UMKM BPUM.
  • Penerima BPUM UMKM juga diwajibkan untuk menyerahkan identitas diri berupa KTP lalu mengisi formulir yang berisi NIK, Nama Lengkap, alamat sesuai dengan yang ada di KTP, Nomor Telepon, serta Bidang Usaha yang dijalankan.

Jika semua data sudah dipastikan kebenarannya dan pelaku UMKM yang datang ke Kantor Pos memang merupakan salah satu penerima bantuan BPUM UMKM, maka pihak penyalur akan segera menyerahkan dana bantuan kepada pelaku UMKM tersebut.

Dana yang diberikan kepada pelaku UMKM dapat digunakan untuk memajukan usaha yang dikelolanya sehingga dapat membantu pelaku ekonomi bertahan di masa pandemi. Dengan program ini, UMKM yang terkena dampak pandemi dapat terus berbisnis tanpa hambatan.

Apa yang terjadi jika bisnis Anda tidak terdaftar?

Perusahaan baru atau perusahaan yang belum terdaftar harus mendaftar terlebih dahulu pada badan khusus. Pendaftaran bisnis juga dapat dilakukan secara online sehingga Anda dapat mendaftarkan bisnis Anda kapan saja, di mana saja. Cukup ikuti beberapa langkah berikut:

  • Akses halaman oss.go.id di web browser apapun yang terpasang di perangkat komputasi maupun perangkat seluler. Kalau Anda belum mempunyai akun, pilih menu registrasi untuk mendaftarkan usaha yang Anda jalankan saat ini.
  • Klik Perizinan Berusaha lalu klik menu Perorangan. Lalu lanjutkan dengan mendaftar NIB yang paling sesuai dengan jenis usaha Anda. Pastikan untuk mengisi formulir dengan benar dan lengkap sebelum mengklik Simpan dan Lanjutkan.
  • Klik pada menu Tambah Usaha kemudian isi lagi semua data yang diminta. Jika usaha Anda merupakan usaha kecil, ajukan izin lokasi serta izin lingkungan di bagian komitmen prasarana usaha. Setelah itu klik pada tombol Selanjutnya.
  • Berikutnya, periksa seluruh rangkuman data yang muncul di layar dan pastikan semuanya sudah benar dan lengkap. Ceklis kolom disclaimer kemudian klik pada pilihan proses pembuatan NIB.

Dengan adanya NIB, usaha yang Anda jalankan bisa ikut dalam program bantuan UMKM. Sekarang Anda bisa mengikuti semua proses pendaftaran dan pencairan dana sesuai dengan informasi yang disebutkan sebelumnya.

Pilih cara cairkan BPUM di Eform bri.co.id BRI, BNI, BLT UMKM yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan Anda sudah mempunyai rekening sehingga proses pengiriman dana ke rekening BRI maupun BNI bisa berlangsung dengan lebih lancar tanpa kendala apapun.

Check Also

10 Fungsi Kemasan yang Tak Boleh Juragan Abaikan

10 Fungsi Kemasan yang Tak Boleh Juragan Abaikan

makaryo.net–10 Fungsi Kemasan yang Tak Boleh Juragan Abaikan. Salah satu cara untuk mengelola bisnis adalah …