6 Teknik Budidaya Tanaman Hias Biar Untung Berlipat-lipat

6 Teknik Budidaya Tanaman Hias Biar Untung Berlipat-lipat

Mau untung banyak dari budidaya tanaman hias? Mudah! Kenali peluang dan teknik budidayanya agar dapat memaksimalkannya dengan baik.

Perlu diketahui bahwa bisnis tanaman hias ini termasuk salah satu pilihan usaha yang berpotensi bisa mendatangkan keuntungan besar. Bayangkan saja, dari bibit yang tadinya hanya seharga ribuan rupiah, harga jualnya bisa sampai ratusan ribu setelah dibudidayakan selama beberapa bulan.

Pada kesempatan ini, kami akan membahas tentang potensi dan cara budidaya tanaman satu ini dengan detail. Selamat menyimak.

Peluang budidaya tanaman hias

Peluang budidaya tanaman hias

Hal pertama yang perlu Anda pertimbangkan sebelum memulai sebuah usaha adalah menimbang-nimbang peluangnya. Khusus untuk bisnis tanaman hias, berikut ini adalah beberapa peluang yang bisa dimaksimalkan:

  • Peminatnya sudah cukup banyak. Layaknya budidaya ikan hias, bisnis ini juga punya peminat yang cukup fanatik bila ingin memenuhi koleksi tumbuhan tertentu.
  • Teknik penjualannya kini makin bervariasi. Bisa secara offline (langsung), bisa juga dijual secara online dengan sistem delivery atau memanfaatkan jasa ekspedisi.
  • Keuntungannya cukup besar, apalagi jika ada jenis tanaman tertentu yang sedang viral. Harganya bisa melonjak tajam meskipun pada saat beli pertama kali tergolong murah.
  • Dapat dijalankan dari rumah.
  • Dapat dimulai dari skala kecil dan dikembangkan sampai koleksi tanamannya banyak.
  • Membuat rumah jadi makin sejuk.

Hal-hal di atas hanya merupakan sebagian kecil dari peluang bisnis ini. Anda akan bisa merasakan potensinya sendiri setelah menjalankannya.

Risiko dan tantangan budidaya tanaman hias

Risiko dan tantangan budidaya tanaman hias

Selain memikirkan peluangnya, agar makin siap menjalankan budidayanya Anda juga harus mewaspadai tantangan usahanya. Berikut ini kami sampaikan beberapa poin risiko atau tantangan budidayanya:

  • Anda mungkin perlu lahan yang kosong dan cukup luas kemudian disiapkan secara khusus untuk merawat tanamannya.
  • Perlu mencurahkan waktu dan tenaga untuk merawat tanamannya secara rutin. Juga, memperhatikan bagaimana perkembangannya dengan baik.
  • Wajib menjaga kualitas dari saat masih bibit saat tumbuh besar.
  • Harga tanamannya terkadang tidak stabil. Kadang bisa murah, kadang juga mahal.
  • Lebih mudah dikembangkan di daerah yang sejuk atau area pegunungan seperti Batu, Malang.
  • Apabila dibudidayakan di area yang panas, perawatannya kadang lebih rumit.
  • Jika dijual secara online, maka pengemasan harus dilakukan dengan hati-hati dan dipastikan aman agar tidak rusak di jalan.
Baca Juga  9 Cara Budidaya Kacang Panjang, Panen Cepat Untung Berlipat

Selain tantangan di atas, Anda harus menyiapkan diri untuk risiko lainnya agar selalu siap untuk mendapatkan solusinya.

Cara budidaya tanaman hias secara lengkap sampai menghasilkan yang terbaik

Cara budidaya tanaman hias secara lengkap sampai menghasilkan yang terbaik

Berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk membudidayakan tumbuhan ini sampai berhasil:

1. Memilih tanaman hias sesuai dengan kondisi lingkungan di daerah Anda

Pertama-tama, Anda harus memilih tanaman hias yang sesuai dengan kondisi atau lingkungan Anda saat ini. Jangan pilih tumbuhan yang sulit dikembangkan atau dirawat.

Apabila Anda memilih tanaman yang tidak sesuai dengan kondisi lingkungan, maka dikhawatirkan akan mempersulit proses perawatan jangka panjangnya.

Selain itu, pemilihan tanaman hias ini juga harus disesuaikan dengan potensi dan harganya. Beberapa contoh tanaman yang bagus adalah krisan, anggrek, atau yang lain. Jenis bunga ini memiliki peminat yang cukup banyak.

Selain dipilih berdasarkan lingkungan dan potensinya, Anda juga bisa pilih berdasarkan kesukaan. Dengan menyukai tanamannya, Anda dapat merawatnya dengan sepenuh hati.

2. Mempersiapkan lahan, peralatan, dan media tanam

Selanjutnya, silakan siapkan lahan yang memadai. Cukup luas dan sirkulasi udaranya bagus. Pastikan juga Anda bisa mendapatkan cukup air di lahan tersebut.

Untuk peralatan, silakan siapkan pot, semprotan air, sekop kecil, tanah atau media tanam lainnya, dan pupuk kompos.

Khusus untuk pot, pastikan untuk membeli yang ukurannya beragam agar masing-masing bibit bisa ditanam pada pot yang ukurannya sudah disesuaikan.

3. Perhatikan cara menanam bunga atau tanaman hiasnya

Penanaman tanaman hias tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Anda harus benar-benar melakukan caranya berdasarkan jenis tanamannya. Hal ini karena setiap tanaman punya kecenderungan yang berbeda-beda.

Meski begitu, secara umum, berikut ini kami tuliskan cara menanam tanaman hias yang mudah:

  • Siapkan pot yang sudah diisi dengan media tanam. Komponen ini baiknya disiapkan beberapa hari sebelum proses penanaman. Apabila Anda menggunakan media tanah, maka campurkan pupuk kompos agar kandungan nutrisi di dalam tanahnya semakin baik.
  • Apabila media tanamnya sudah siap, berikutnya silakan tanam bibitnya sesuai dengan jenisnya. Seperti diketahui, masing-masing tanaman punya cara tumbuh sendiri. Ada yang dari benih (biji), ada pula yang tunas, anakan, atau yang lain.

Setelah dimasukkan dalam media tanam sesuai dengan tekniknya, silakan siram dengan air agar proses pertumbuhannya berjalan lancar.

4. Perawatan

Setelah tumbuh dengan baik, maka Anda harus menjaga dan merawatnya setiap hari. Perhatikanlah pertumbuhannya dan lakukan perawatan sepenuh hati.

Baca Juga  9 Cara Budidaya Wortel yang Simpel Tapi Menghasilkan

Adapun langkah-langkah perawatan yang dapat dilakukan adalah:

  • Menyiraminya secara rutin setiap pagi dan sore (tergantung kebutuhan air dari tanamannya). Selain memastikan bahwa airnya cukup, Anda juga harus memastikan tanamannya bisa berfotosintesis dengan baik. Caranya adalah dengan menyinarinya dengan sinar matahari.
  • Selain menyiram, Anda juga perlu melakukan pemupukan. Jenis pupuk yang dapat dipakai adalah pupuk kompos atau kandang. Juga pupuk-pupuk kemasan yang sudah tersedia dari pabrik. Gunakan dengan dosis dan cara yang tepat.
  • Memberikan pestisida dan insektisida (bila perlu). Hal ini diperlukan pada saat tanamannya diserang oleh hama dan penyakit. Pilihlah jenis pestisida dan insektisida sesuai dengan jenis penyakit atau kebutuhannya kemudian gunakan dosisnya dengan tepat.
  • Menyiangi tanaman-tanaman yang ada gulmanya. Buang gulma agar tanamannya bisa tumbuh secara maksimal.
  • Menyulami tanaman yang mati dan rusak kemudian menggantinya dengan yang dapat tumbuh dengan baik.
  • Memotong atau mencabut tanaman yang terkena hama atau penyakit. Anda juga bisa hanya mengambil hama atau penyakitnya agar gangguannya berhenti.
  • Penjarangan, yakni teknik yang dilakukan saat tanaman yang ada dalam pot sudah terlihat lebat sehingga harus dipindahkan ke media tanam lainnya. Yang disisakan adalah beberapa potong tanaman agar bisa tumbuh dengan maksimal.

Yang terpenting dari proses ini adalah memberikan perhatian lebih kepada tanamannya masing-masing. Hal ini karena harga jual tanaman hias juga tergantung dari kualitas produknya. Semakin bagus tanamannya, maka semakin mahal pula harganya.

Sebaliknya, jika tanamannya memiliki kualitas yang kurang bagus, harga jualnya juga tidak akan baik. Bahkan mungkin tidak ada yang berminat untuk membelinya.

5. Panen

Proses panen harus dilakukan dengan hati-hati. Proses panennya pun disesuaikan dengan penjualannya. Apakah nantinya mau dijual dalam bentuk bunga potong, tanaman hias daun, atau tanaman pot.

Kebanyakan petani menjual tanaman pot. Produk ini kini bisa dijual secara offline dan online. Peminatnya pun banyak, khususnya dari para penghobi tanaman.

Berbeda dengan bunga potong yang kebanyakan digunakan untuk hiasan rumah, tanaman pot umumnya juga digunakan untuk hobi dan kebutuhan koleksi.

6. Teknik penjualan

Penjualan dapat dilakukan dengan mudah, yakni dengan membuka toko offline yang sekaligus menjadi tempat budidaya tanaman hiasnya. Selain itu, Anda juga bisa menjual produknya secara online dengan cara membuat website atau lewat marketplace.

Agar penjualan budidaya tanaman hias ini makin maksimal, sediakan juga beberapa produk pendukung seperti pot, penyiram bunga, media tanam, atau yang lainnya.

Sumber:

Paktanidigital.com. https://paktanidigital.com/artikel/tips-membudidayakan-tanaman-hias/#.YEX1u9wxXIU