9 Cara Budidaya Kencur, Manfaat, Peluang, dan Kendalanya

9 Cara Budidaya Kencur, Manfaat, Peluang, dan Kendalanya

Budidaya kencur bisa memberikan keuntungan berlipat karena punya segudang manfaat. Selain buat bumbu, rimpang satu ini juga dimanfaatkan untuk obat.

Ada banyak manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dari kencur. Selain itu, harga rimpang satu ini juga tergolong lebih tinggi dibanding rimpang lain di kelasnya sehingga potensi keuntungannya juga jauh lebih tinggi.

Pada kesempatan ini, kami akan membahas bagaimana cara menanam kencur sehingga bisa untung berlipat-lipat. Selamat menyimak.

Peluang budidaya kencur

Kencur merupakan rimpang yang sangat mudah ditemukan di Indonesia. Peluang membudidayakan tanaman ini sangat tinggi karena ada banyak orang yang membutuhkannya.

Peluang budidaya kencur

Agar lebih mudah dipahami, berikut ini adalah beberapa poin yang menjadikan peluang bisnis pertanian ini besar:

  • Manfaatnya banyak, baik untuk bumbu maupun untuk obat herbal.
  • Pangsa pasarnya tinggi.
  • Pemasarannya mudah, tinggal bekerja sama dengan pengepul, penjual herbal, penjual sayur, pabrik jamu, atau menjualnya sendiri kepada pembeli.
  • Dengan modal kecil bisa mendapatkan hasil yang melimpah.
  • Masa panennya tergolong cepat.
  • Cocok ditanam di tanah dan iklim Indonesia.
  • Harga kencur tergolong mahal dan stabil.

Selain beberapa poin di atas, masih ada hal lain yang dapat dimaksimalkan dari tanaman ini. Maka dari itu, budidaya kencur sangat direkomendasikan baik buat pemula maupun buat yang sudah terbiasa.

Manfaat kencur

Adapun manfaat kencur adalah:

  • Bisa membantu mencegah kanker.
  • Menurunkan tekanan darah.
  • Meredakan nyeri dan peradangan.
  • Membasmi bakteri penyebab penyakit.
  • Mengurangi stres.
  • Menangkal radikal bebas.
  • Mengobati diare.
  • Membantu mengobati masuk angin dan flu.
  • Mengobati batuk dan melegakan tenggorokan.
  • Mengatasi masalah muntah-muntah.
  • Menurunkan kolesterol.
  • Mengatasi infeksi jamur.

Karena manfaatnya yang banyak inilah banyak orang yang mencari kencur.

Kendala menanam kencur

Kendala menanam kencur

Saat proses budidaya rimpang ini, ada beberapa tantangan yang mungkin akan dihadapi. Salah satunya adalah adanya hama penyakit yang akan menurunkan kualitas produk akhirnya. Selain itu, iklim ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu juga bisa memicu gagalnya penanaman kencur.

Cara budidaya kencur yang mudah dan menghasilkan

Cara budidaya kencur yang mudah dan menghasilkan

Apabila Anda ingin menanam akar rimpang satu ini, berikut kami rangkum langkah mudahnya:

Baca Juga  8 Cara Budidaya Cacing Tanah Omset Besar, Peluang + Risiko

1. Ketahui syarat tumbuhnya

Sebelum memulai proses budidayanya, di bawah ini adalah syarat-syarat tumbuhnya kencur yang harus Anda perhatikan:

  • Tanah yang paling cocok adalah tanah berwarna hitam dengan tekstur liat berpasir.
  • Perlu mendapatkan sinar matahari dan kelembapan yang cukup. Perhatikan dua poin ini, karena bila berlebih bisa berdampak negatif. Misalnya, bila ditanam di area yang terlalu lembap maka kencurnya rawan busuk sehingga mengurangi kualitas akhir produknya.
  • Proses penanaman lebih direkomendasikan ditanam saat awal musim penghujan.
  • pH yang direkomendasikan adalah 5,5 sampai 6,5.

Sebelum menanam, pastikan bahwa tanahnya subur dan kandungan unsur haranya cukup.

2. Proses pembenihan atau bibit kencur

Jika lokasi tanamnya sudah ketemu dan tanahnya cocok, maka lanjutkan dengan proses pembenihan. Anda bisa menemukan benih dari rimpang kencur yang sudah tua dan kondisinya sehat. Tidak ada bagian yang busuk atau gembur.

Setelah rimpangnya sudah dipilih, berikutnya Anda harus meletakkannya di area yang agak gelap dan dibiarkan sampai bertunas di bagian ujungnya.

Jumlah bibitnya tergantung pada area yang mau ditanami. Kalau mau ditanam di area perkebunan, maka jumlah yang harus disiapkan harus banyak.

Sebaliknya, jika penanamannya dilakukan di pekarangan rumah atau memanfaatkan lahan kecil di sekitar rumah, maka tinggal disesuaikan saja dengan luasan tanahnya.

Tunas diharapkan bisa muncul atau tumbuh di ujung rimpang setelah kencur dibiarkan selama 1 sampai 2 minggu di tempat yang agak gelap.

Jika sudah mengeluarkan tunas, proses berikutnya adalah penanaman. Namun, sambil menunggu tunasnya muncul, Anda bisa menggarap tanahnya atau mempersiapkan media tanamnya dulu.

3. Siapkan tempat atau media tanam

Persiapan media tanam yang dimaksud di sini meliputi:

  • Penggemburan tanah yang akan dijadikan media tanam, yakni dengan dicangkul sedalam 20 sampai 30 cm.
  • Membuat petak dengan lebar 2-3 meter dan panjang sesuai dengan panjang lahannya.
  • Dilakukan drainase yang baik agar tidak ada genangan air di lahan tersebut. Drainase yang baik bisa dilakukan dengan membuat parit antar masing-masing petak.

Bila media tanamnya sudah selesai dibuat dan siap untuk ditanami, silakan lakukan proses penanamannya.

4. Jarak tanam kencur dan cara menanam

Cara menanam kencur adalah dengan menaruh bibit di kedalaman 5 – 7 cm dengan tunas menghadap ke atas. Agar rapi dan hasilnya maksimal, budidaya kencur sebaiknya dilakukan dengan jarak tanam 80 cm x 40 cm.

Dalam melakukan penanaman, lakukanlah dengan hati-hati dan pastikan tunasnya menghadap ke atas agar pertumbuhannya optimal.

5. Proses pemupukan

Pupuk yang cocok buat tanaman kencur adalah pupuk kandang. Pupuk jenis ini bisa diberikan saat proses pengolahan tanah (pencangkulan) agar memperoleh lahan yang gembur dan subur.

Baca Juga  9 Cara Budidaya Pepaya California, Buah Top Untungnya Wow!

Selain pupuk kandang, Anda juga bisa memberikan pupuk urea, KCL, dan TSP. Berikut ini keterangan lengkapnya:

  • Pupuk KCL dan urea bisa diberikan 2 kali. Yang pertama saat proses penanaman, yang kedua saat tanamannya berumur 45 hari.
  • Sementara TSP bisa diberikan saat pertama kali menanam dengan dosis yang tepat. Bila tanahnya sudah subur, dosisnya bisa dikurangi.

Pemberian pupuk dilakukan supaya unsur hara dan bahan organik dalam tanah ada sehingga bisa mencukupi kebutuhan kencur.

6. Teknik perawatan

Berikut ini adalah perawatan yang perlu dilakukan untuk kencur:

  • Saat baru ditanam pertama kali, tanaman ini butuh banyak air sehingga perlu disiram bila tidak ada hujan.
  • Dilakukan sebulan sekali yakni dengan mencabut rumput atau gulma di sekitar tanaman kencur. Anda bisa mulai proses penyiangan saat kencurnya memasuki usia 2 sampai 3 minggu.
  • Dilakukan pada gulma liar yang lokasinya jauh dari tanaman inti. Selain menghilangkan gulma, langkah ini juga bertujuan untuk menggemburkan tanah.

Selain 3 proses perawatan di atas, Anda juga perlu memperhatikan bagaimana pemupukan budidaya kencur.

7. Proses pengendalian organisme atau hama pengganggu

Di antara hama atau organisme pengganggu yang mungkin menyerang adalah ulat daun. Apabila jumlahnya sedikit, Anda bisa menangkapnya secara manual.

Tapi apabila parah dan jumlahnya terlalu banyak, silakan gunakan insektisida. Salah satu contohnya adalah Nogos 50 EC. Produk ini bisa dibeli di marketplace.

8. Panen kencur

Panen kencur dilakukan saat usia tanamannya memasuki 8 sampai 12 bulan. Anda bisa menariknya langsung menggunakan tangan. Namun bisa kesulitan, silakan gunakan sabit untuk membantu menggemburkan tanah terlebih dulu kemudian ditarik setelah teksturnya lebih mudah.

9. Harga kencur dan teknik pemasarannya

Setelah proses panen, Anda harus membersihkan kencur supaya siap untuk dijual. Pembersihannya bisa menggunakan air agar tanah yang menempel hilang.

Harga produk ini dihitung kiloan dan dalam kondisi tidak basah karena air. Saat masih segar, harga kencurnya sekitar 50 ribuan rupiah per kilogram.

Penjualan bisa dilakukan langsung ke pembeli atau bekerja sama dengan orang yang mengolah rimpang ini supaya lakunya cepat dan untungnya berlipat.

Itulah beberapa langkah budidaya kencur yang bisa dicoba. Apabila ingin menambah lokasi herbal, Anda juga bisa sekalian mencoba budidaya jahe marah yang manfaatnya tak kalah banyak dari kencur.

Sumber:

Cybex.pertanian.go.id. http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/74325/budidaya-tanaman-kencur/

Health.kompas.com. https://health.kompas.com/read/2020/07/08/180600068/10-manfaat-kencur-obati-batuk-hingga-turunkan-kolesterol?page=all

Tokopedia.com. https://www.tokopedia.com/find/kencur-segar