10 Cara dan Teknik Budidaya Ikan Hias yang Menguntungkan

10 Cara dan Teknik Budidaya Ikan Hias yang Menguntungkan

Budidaya ikan hias bisa jadi hobi yang menghasilkan. Bisnisnya bisa dimulai dari skala kecil dan potensi perkembangannya pesat bila ditekuni.

Pemasarannya tergolong mudah karena banyak yang menyukainya. Jenisnya pun banyak sehingga Anda bisa memilih mana yang mudah dijual atau laris di pasaran.

Pada kesempatan ini, kami akan membahas lebih jelas mengenai peluang ternak ikan hias dan teknik budidayanya. Selamat menyimak.

Peluang usaha budidaya ikan hias

Peluang usaha budidaya ikan hias

Secara ringkas, berikut ini beberapa hal yang membuat bisnis ini memiliki potensi yang besar:

  • Dapat dimulai dari skala kecil dengan modal yang kecil juga (menyesuaikan budget).
  • Peminatnya tidak hanya orang dewasa tetapi juga anak-anak.
  • Banyak orang yang punya akuarium di rumah.
  • Pangsa pasarnya luas.
  • Harganya tergolong murah sehingga terjangkau buat semua kalangan.
  • Harga cenderung stabil dengan satuan ekor (bukan kiloan) sehingga labanya juga lebih menjanjikan.
  • Teknik budidayanya tergolong mudah dan tidak rewel.

Selain poin di atas, masih banyak hal lainnya yang membuat usaha ini berpeluang besar. Salah satunya adalah bisa dikembangkan bersama bisnis lain. Contohnya keperluan akuarium atau budidaya ikan arwana. Caranya dengan memisahkan ikan arwana dengan jenis hias lainnya.

Risiko dan tantangan bisnis budidaya ikan hias

Risiko dan tantangan bisnis budidaya ikan hias

Jika sudah yakin mau menjalankan bisnis peternakan ikan ini, maka Anda harus siap dengan segala tantangannya. Berikut ini tantangan atau kendala yang mungkin akan dihadapi selama menjalankan bisnis peternakan ikan ini:

  • Iklim dan cuaca yang tidak menentu.
  • Serangan penyakit hingga mengakibatkan ternaknya mati atau cacat.
  • Kesalahan teknik perawatan atau penanganan. Baik itu oleh karyawan maupun pengelolanya.
  • Kualitas adalah hal yang utama di bisnis ini. Ada cacat sedikit saja akan membuat harganya turun secara drastis.

Selain poin di atas, Anda tetap harus siap dengan segala kemungkinan yang menjadi tantangan bisnis ini. Jangan menyerah dan tetaplah fokus menjadi pribadi yang solutif agar bisnisnya makin sukses.

Teknik budidaya ikan hias dan kiat sukses menjalankannya

Teknik budidaya ikan hias dan kiat sukses menjalankannya

Selanjutnya, Anda harus menguasai teknik-teknik dan cara membudidayakan ikan hias. Berikut ini kami sampaikan beberapa poin dasar yang bisa membuat bisnis ini sukses:

Baca Juga  9 Cara Budidaya Kacang Panjang, Panen Cepat Untung Berlipat

1. Kenali jenis ikan hias yang populer

Sebelum mulai cara budidayanya, Anda harus tahu dulu jenis-jenis ikan hias yang ada di Indonesia. Bila sudah tahu, selanjutnya harus diketahui juga apa jenis ikan yang paling banyak dicari, populer, atau laris.

Beberapa jenis ikan yang sering dicari penghobi dengan harga yang cenderung tinggi di antaranya adalah Koi, Manfish, Niasa, Redfin, Komet, Lemon, Black Ghost, Aligator, Sumatra Barb, Koki, Arwana, dan yang lainnya.

Para petani ikan juga biasanya memilih jenis hewan di atas untuk dibudidayakan dan terbukti banyak yang sukses karena peminatnya yang banyak.

2. Persiapan wadah

Setiap ikan hias memiliki bentuk, ciri, dan ukuran yang berbeda. Maka dari itu, Anda perlu menyiapkan beberapa wadah jika ingin beternak lebih dari satu jenis. Wadahnya berupa akuarium yang ukurannya disesuaikan dengan ukuran tubuh ikannya.

Untuk menghemat budget, Anda bisa membeli akuarium bekas sehingga tidak menghabiskan banyak uang hanya untuk menyediakan wadah. Yang terpenting adalah wadah tersebut aman dan masih bisa digunakan.

Selain akuarium bekas, Anda juga bisa memanfaatkan barang bekas lainnya yang bisa dialih fungsikan sebagai akuarium.

Pastikan bahwa wadahnya bisa digunakan untuk mengatur aliran air, suhu, dan kebutuhan lain. Buat beberapa wadah khusus untuk induk, pemijahan ikan, tempat pendederan, penetasan telur, pembesaran, hingga penampungan hasilnya.

Pisahkan ikan berukuran besar dengan kecil sehingga hewan yang kecil tidak menjadi santapan si besar.

3. Menyesuaikan wadah ikan hiasnya

Berikutnya Anda harus menyesuaikan wadah dengan habitat yang disukai masing-masing ikan hiasnya. Untuk melakukan ini, Anda perlu menentukan dulu jenis ikan apa yang mau dikembangkan dan kebutuhan apa yang dikehendaki oleh jenis tersebut.

Untuk mendapatkan informasi detail seputar hewan tersebut, Anda bisa membacanya langsung di internet, buku, atau majalah. Akan sangat baik jika Anda mau bergabung dengan komunitas pencinta ikan hias dan mengumpulkan beragam informasi dari sana.

Setelah mengetahui kriteria masing-masing wadah sesuai jenis ikannya, maka silakan langsung kelompokkan dan kondisikan sesuai dengan kebutuhan.

Secara umum, Anda harus mengondisikan akuarium dengan kondisi air, suhu, pH atau derajat keasaman, cahaya atau kecerahan, hingga kandungan oksigen sesuai dengan jenis ikannya.

Kelima poin tersebut berpengaruh secara langsung terhadap budidaya ikan hias yang sedang Anda lakukan.

Contoh: Untuk versi habitat air tawar, Anda harus memastikan bahwa airnya tidak mengandung bahan kimia, suhunya antara 24 sampai 30 derajat celcius, oksigen terlarutnya lebih dari 3 ppm, kecerahan 30 sampai 60 cm, dan pH antara 6 sampai 7.

Baca Juga  9 Cara Budidaya Kangkung Darat, Peluang, dan Kendalanya

4. Pemilihan dan persiapan pakan

Pakan ikan terdiri dari dua jenis, yakni alami dan buatan. Pakan alami seperti plankton, cacing sutera, jentik, hingga serangga kecil adalah contoh yang direkomendasikan.

Namun, jika pakan alami tidak bisa didapatkan, Anda harus mengombinasikannya dengan pakan buatan berupa pelet.

Salah satu merek yang sering digunakan adalah Takari. Harganya murah dan bisa dibeli secara online di beberapa marketplace. Anda juga bisa membelinya di toko perlengkapan akuarium terdekat.

5. Memilih calon indukan

Pilih indukan jantan dan betina yang sudah cukup umur dan matang dari segi gonad atau kelaminnya.

Untuk mengenalinya, ciri betina biasanya memiliki perut yang cenderung gendut ke bagian genitalnya. Saat diraba, rasanya juga halus dan lembek. Bila diurut, mereka akan mengeluarkan telur.

Sedangkan untuk jantan, apabila bagian genitalnya diurut akan mengeluarkan cairan jantannya.

Pilih yang kondisi tubuh indukannya sehat sehingga hasil ikannya juga berkualitas.

6. Proses kawin dan pemijahan

Proses ini bisa dilakukan secara eksternal dan internal. Hal ini karena ada jenis ikan yang bertelur, ada pula yang beranak. Artinya, Anda harus mengenalinya dulu sebelum memijahkannya.

Untuk membantu pemijahan, silakan suntikkan hormon yang bisa merangsang sehingga proses pemijahannya lancar.

7. Metode penetasan telur

Penetasan telur ikan tidak membutuhkan waktu berhari-hari. Tapi hal ini tergantung juga dengan jenisnya. Namun perlu dicatat bahwa pada umumnya hanya dibutuhkan waktu 24 jam untuk menetaskan telur. Proses ini dapat dilakukan di akuarium atau kolam permanen.

8. Perawatan larva sampai besar

Agar perawatannya mudah, setelah menetas, larva harus dipisahkan ke wadah yang berbeda. Anda bisa pilih bak plastik, kolam bak, akuarium, kolam tanah, fiber glass, atau yang lain untuk mengamankan mereka sampai tumbuh besar.

Setelah penetasan sampai usia satu minggu, mereka tidak butuh pakan. Tapi setelah itu, mereka akan membutuhkan pakan dan cenderung meningkat jumlahnya seiring pertambahan usianya.

9. Cara menangani hama dan penyakit

Hama dan penyakit bisa datang dari mana saja, salah satunya dari pakan. Cara menanganinya adalah dengan melakukan perawatan terbaik dan memberikan pakan secara hati-hati.

10. Teknik pemasaran agar sukses

Untuk memasarkannya, berikut ini beberapa teknik yang bisa dilakukan:

  • Menjual langsung di pasar.
  • Menghubungi pengepul.
  • Ikut dalam komunitas pencinta dan pedagang ikan hias.
  • Menjualnya langsung secara keliling.
  • Bekerja sama dengan restoran, hotel, atau pebisnis besar yang membutuhkan ikan hias.

Itulah beberapa cara budidaya ikan hias dan teknik pemasarannya. Selamat mencoba dan semoga sukses.

Sumber:

Studylibid.com. https://studylibid.com/doc/957086/risiko-produksi-ikan-hias-pada-pt.-qian-hu-joe

Tokopedia.com. https://www.tokopedia.com/find/pelet-takari