14 Cara Budidaya Ikan Arwana, Peluang Hasilkan Jutaan/Ekor

14 Cara Budidaya Ikan Arwana, Peluang Hasilkan Jutaan/Ekor

Budidaya ikan arwana sangat menguntungkan. Harga ikannya terkenal mahal sehingga untungnya bisa jutaan per ekor.

Bisnis ini bisa ditekuni oleh siapa saja, baik pemula maupun profesional yang sudah terbiasa beternak ikan.

Jika Anda tertarik untuk mencobanya, berikut ini kami sampaikan peluang, risiko, cara, hingga tips beternak ikan ini. Selamat menyimak.

Peluang budidaya ikan arwana

Peluang budidaya ikan arwana

Berikut ini adalah hal-hal yang menjadikan ternak arwana begitu menguntungkan dan berpotensi besar:

  1. Harga ikannya mahal. Persentase profit marginnya pun tergolong besar mengikuti harga tersebut.
  2. Persaingannya kecil karena yang mengembangkannya tidak terlalu banyak.
  3. Bisa diawali dengan modal kecil, yakni dengan membeli benih dalam ukuran kecil.
  4. Ada sertifikat kepemilikan.

Selain poin di atas, masih banyak hal lain yang membuat potensi peternakan ikan arwana ini sangat besar.

Risiko beternak arwana

Risiko beternak arwana

Di balik peluangnya yang besar, setiap bisnis pasti memiliki tantangan tersendiri. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu Anda siapkan saat memilih menjalankan bisnis budidaya ikan arwana:

  1. Peminatnya adalah orang-orang tertentu.
  2. Salah satu kunci keberhasilannya adalah pemasaran. Bila tidak menemukan jaringan yang tepat, akan cukup sulit memasarkannya.
  3. Perawatannya butuh ketekunan dan kerajinan. Jika salah sedikit saja, kerugian yang ditimbulkan juga akan besar.
  4. Cacat pada ikan membuat harganya turun drastis.
  5. Masa tumbuhnya tergolong lama. Bisa sampai tahunan.

Selain kendala di atas, Anda juga harus mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan lainnya.

Cara budidaya ikan arwana dan kiat suksesnya

Cara budidaya ikan arwana dan kiat suksesnya

Jika Anda sudah yakin untuk mengembangkan bisnis peternakan ini, maka berikut ini adalah cara dan tips suksesnya:

1. Kenali beragam jenis ikan arwana dan seluk beluknya

Hal pertama yang harus Anda siapkan adalah pengetahuan mengenai ikannya. Pengetahuan dasar yang perlu dimiliki adalah tentang jenis ikannya, harga, dan cara perawatan yang benar.

Sebagai ringkasan, berikut ini adalah beberapa jenis ikan arwana dan diperjualbelikan secara bebas:

  • Ikan arwana merah.
  • Golden.
  • Golden red.
  • Golden pino atau hijau.
  • Banjar.
  • Irian.
  • Black golden.
  • Afrika.
  • Brazil.
  • Silver.
  • Super red, dll.
Baca Juga  Ini 8 Cara Budidaya Lobster Air Tawar yang Hasilnya Paling Top

Jenis ikan ini berpengaruh langsung terhadap harganya. Selain jenisnya, harga juga ditentukan berdasarkan ukuran atau umur ikannya.

2. Menyiapkan media budidaya ikan arwana

Jika sudah mengenal jenis ikannya, sekarang saatnya Anda mengetahui bagaimana cara memulai cara budidayanya.

Mulailah dengan menyiapkan media. Caranya adalah dengan menyiapkan minimal 5 buah akuarium. Siapkan peralatannya secara lengkap dengan tambahan lampu pencahayaan untuk akuarium, aerator, heater, alat pengukur suhu, dan filter air.

Perlu diketahui bahwa untuk membesarkan ikan ini cukup mudah, yang sulit adalah mengembangbiakkannya. Namun, ini bukanlah hal yang mustahil dan tetap bisa dilakukan dengan baik.

Salah satu caranya adalah menyiapkan media yang tepat, yakni dengan menjaga suhu, kebersihan air, dan penerangannya.

3. Pastikan tempatnya jauh dari predator

Hewan ini sangat lincah, maka dari itu Anda harus memilih tempat yang tepat dan jauh dari predator. Pastikan tempatnya tidak mudah dijangkau oleh kucing atau hewan predator lainnya.

4. Pertimbangkan untuk mengembangkan ikannya di kolam

Sebagaimana disampaikan di atas, ikan ini sangat lincah dan sering bergerak bebas. Hidup di akuarium mungkin membatasi geraknya, maka ada peternak yang memilih media kolam.

Mayoritas peternak menempuh cara seperti ini:

Saat masih kecil, ikannya dikembangkan di akuarium. Begitu ukurannya makin besar, peternak memindahkannya di kolam.

5. Pilih jenis ikan yang sesuai

Agar cepat untung, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memilih jenis ikan arwana terlaris atau yang paling mahal sekalian.

Salah satu contohnya adalah varian super red yang memiliki daya jual tinggi dengan harga sampai 48 jutaan. Pendapatan dari ikan ini tinggi, hampir sama dengan budidaya cacing tanah.

6. Hubungi tempat jual indukan arwana terpercaya

Mulailah mencari bibit atau membeli indukan di tempat yang terpercaya. Kalau mau beli indukan, Anda mungkin butuh uang minimal 10 juta untuk mendapatkan dua ekor. Tapi kalau mau beli anakan kemudian dibesarkan, harganya sekitar Rp 1.000.000,- per ekor.

7. Proses perkawinan dan pembenihan ikan

Jika Anda memilih untuk membeli indukan, maka silakan taruh sepasang indukan di satu akuarium. Buatlah habitatnya nyaman dengan pencahayaan yang pas dan tidak terlalu terang.

Tunggu mereka beradaptasi sampai tiba masa kawinnya. Untuk menandai masa kawinnya, Anda bisa melihat pasangan indukan tersebut. Jika mereka sering diam bersembunyi, maka berarti pasangan ini sudah mulai memasuki masa kawin dan siap untuk masuk ke langkah pembenihan.

Pembenihan dilakukan di akuarium yang sama. Jika benihnya berukuran 1 cm, maka perawatannya harus ekstra. Pakannya berupa cacing pita kecil. Tunggu sampai mereka bertumbuh sampai ukurannya 12 cm. Setelah itu, silakan pindahkan di akuarium terpisah.

Baca Juga  8 Cara Budidaya Jahe Merah, Modal Minimal Laba Maksimal

8. Cara merawat benih ikan yang benar

Ikan ini termasuk kanibal. Mereka akan memakan apa saja yang ada di habitatnya. Tidak peduli apakah itu anaknya sendiri. Maka dari itu, pemisahan benih dengan indukan itu wajib.

Setelah itu, perawatannya harus optimal yakni dengan memberikan pakan secara rutin dan tepat agar mereka tidak saling memakan.

9. Pemberian pakan

Pakan ikan arwana di antaranya adalah pelet dengan kandungan protein 32 %. Selain itu, Anda juga bisa memberikan pakan hidup berupa ikan mas, udang, kepiting, atau ikan-ikanan lainnya. Jika ada daging, Anda juga bisa memberikannya.

Namun, pastikan bahwa ukurannya pas. Dipotong dulu agar tidak kebesaran. Silakan sesuaikan dengan ukuran ikan arwananya. Agar optimal, pemberian pakan ini dilakukan dua kali sehari, yakni pada pagi dan sore hari.

10. Pemberian obat dan vitamin

Agar pertumbuhannya optimal dan ikannya berkualitas, selain pakan peternak juga harus memberikan vitamin dan obat.

Ini merupakan langkah perawatan dan pemeliharaan yang tidak boleh dilewatkan oleh siapa saja yang ingin berhasil.

11. Menjaga pH atau derajat keasaman air di kolam atau akuarium

Selama masa perawatan, Anda harus sering mengecek bagaimana pH airnya. Hewan ini cocok dengan pH yang cenderung netral, yakni di angka 6 atau 7. Jika angka pH-nya kurang atau lebih dari angka tersebut maka ini akan mempengaruhi pertumbuhan hewannya.

12. Suhu yang dianjurkan

Selain derajat keasaman, Anda juga harus memperhatikan suhunya. Suhu yang disarankan ada di kisaran 26 sampai 30 derajat celcius. Hewan ini juga suka cahaya. Jadi baiknya, buat akuarium atau kolam yang memungkinkan cahaya mudah masuk tapi tidak secara langsung mengenainya.

13. Mengenali karakter ikan untuk pemasaran maksimal

Saat sudah mencapai ukuran 25 sampai 40 cm, hewan ini memasuki usia remaja dan geraknya sangat gesit. Nah, para peminat ikan hias biasanya menyukai karakter ini sehingga sudah siap jual.

Mereka biasanya akan mengecek keindahan ikan arwana dari sisiknya. Maka dari itu, untuk mendapatkan sisik yang bagus, silakan jemur ikan di pagi hari. Dengan cara ini, warna alaminya akan terbentuk.

14. Mengenali ikan arwana yang sudah matang

Pada usia 4 tahun, biasanya ikan ini sudah memiliki alat kawin yang matang. Sementara jenis kelaminnya baru bisa dicek pada usia 3-4 tahun. Perbedaan jenis kelaminnya bisa dilihat langsung pada bagian rongga tubuh dan ukurannya.

Terakhir, pengetahuan tentang jenis kelamin ini akan membantu Anda untuk melakukan budidaya ikan arwana secara terus menerus. Selamat mencoba.

Sumber:

Tokopedia.com. https://www.tokopedia.com/blog/jenis-ikan-arwana-tercantik-terpopuler/