Kerja Sampingan Offline yang Memiliki Peluang Di 2021

Tentunya, seorang karyawan tidak cukup hanya mengandalkan gaji bulanan saja, terutama bagi yang memiliki tanggungan yang lebih banyak misalnya tanggungan keluarga. Bagi ibu rumah tangga yang kesehariannya ada di rumah, bisa memulai bisnis sambilan online sedangkan untuk pekerja fulltime atau kantoran bisa memilih kerja sampingan offline di sela-sela waktu luang untuk menambah penghasilan.

Kenaikan biaya hidup seringkali tidak sejalan dengan pendapatan yang diperoleh. Oleh karena itu, banyak orang yang mencari cara untuk meningkatkan penghasilannya. Mulai dari menabung, berinvestasi, bahkan memperbanyak pekerjaan atau kerja sampingan akan mereka lakukan demi memenuhi segala kebutuhan. Dengan melakukan pekerjaan sampingan atau paruh waktu, artinya seseorang bekerja berdampingan atau melakukan bisnis lain selain pekerjaan utamanya.

Anda tidak perlu ragu untuk mencoba melakukan pekerjaan sampingan offline di luar pekerjaan utama. Banyak orang sukses bahkan memulai karir mereka sendiri dari hasil bekerja sambilan. Jika Anda bingung pekerjaan sampingan offline apa yang bisa dilakukan, berikut beberapa rekomendasi pekerjaan sampinga offline yang dapat dipertimbangkan.

Ide Daftar Kerja Sampingan Offline

  1. Mengajar Private

    Jika Anda suka bekerja di bidang pendidikan dan tertarik untuk mengajar, tidak ada salahnya menjadi guru les privat. Meskipun ada beberapa aplikasi atau situs web yang dapat menyediakan les privat online, masih ada kebutuhan besar bagi para tutor privat untuk mengajar secara langsung karena masih banyak siswa yang membutuhkan guru les privat offline.

    Banyak siswa yang merasa bisa lebih memahami apa yang diajarkan jika bertatap muka langsung dengan guru dibandingkan jika belajar secara online. Mulailah memberikan bahan ajar kepada anak-anak di dekat rumah keluarga Anda. Selain kursus pelajaran sekolah, Anda bisa menjadi guru bahasa asing jika memiliki keahlian bahasa. Anda juga dapat promosi di media seperti koran atau media sosial.

    Atau, jika Anda memiliki keterampilan lain, seperti bermain musik, menjahit, dll, Anda dapat menggunakannya untuk menjadi guru les privat. Anda bisa menjadikan rumah sebagai tempat untuk membuka les privat atau bisa datang langsung ke rumah siswa.

  2. Jual Pulsa Elektronik dan Aksesoris Ponsel

    Banyak yang menganggap bahwa menjual pulsa elektronik hanya memberikan sedikit keuntungan. Padahal, prospek bisnis pulsa sangat mengesankan, karena kini pulsa sudah menjadi kebutuhan pokok setiap orang. Anda dapat menjadikan bisnis kerja sampingan offline ini di luar pekerjaan. Anda bisa menjualnya kepada saudara ataupun rekan kerja yang kini pasti membutuhkan koneksi internet dan juga pulsa untuk berkomunikasi.

    Tidak hanya menjual pulsa tetapi juga menjual paket kuota dan juga bisa menjual aksesoris hp seperti case, gantungan, pelindung layar, pengikat kabel charger, headset, dan lainnya.

    Pekerjaan tambahan ini tidak membutuhkan banyak tenaga, dan Anda juga bisa membuka toko offline di rumah anda. Saat Anda masih sibuk dengan pekerjaan kantoran, Anda bisa mempercayai keluarga Anda atau mempekerjakan satu atau dua karyawan. Jika Anda memiliki cukup dana, pekerjaan tambahan ini akan menjadi solusi yang sangat baik untuk meningkatkan pemasukan anda.

  3. Makelar

    Jika Anda tertarik dengan pekerjaan seperti sales, maka pekerjaan sampingan sebagai makelar juga dapat dipertimbangkan. Layaknya agen real estate, makelar juga merupakan broker atau agen yang tidak membutuhkan modal sama sekali. Selain itu, pekerjaan ini tidak dituntut dengan target yang hrus dicapai sehingga bisa menjalankannya dengan santai dan tidak mengganggu pekerjaan utama.

    Penghasilan diperoleh dari margin yang disepakati antara Anda dan penjual barang. Biasanya makelar yang akan menjadi negosiator jual beli barang seperti sepeda motor dan mobil. Meski begitu, Anda harus bisa mengalokasikan waktu dengan baik agar pekerjaan Anda tetap lancar.

  4. Membuka Warung Sembako

    Kerja sampingan offline lainnya adalah membuka warung sembako. Jika masih sedikit toko yang menjual sembako di lingkungan Anda, ini mungkin menguntungkan bagi Anda. Membeli banyak sembako memang membutuhkan modal, namun pendapatan yang didapat sangat menjanjikan. Anda tidak perlu menjaga toko selama 24 jam, Anda tetap dapat melakukan aktivitas lain. Atau, Anda bisa meminta keluarga dan kerabat untuk membantu menjaga toko.

  5. Bisnis Jualan Hampers

    Belakangan ini, masyarakat mulai menyukai hampers selain parsel. Bagi Anda karyawan tetap, bisnis ini bisa dijadikan alternatif karena tidak mengganggu jam kerja karena hampers hampir dibutuhkan pada momen-momen tertentu (seperti hari raya keagamaan, kado ulang tahun atau acara lamaran). Bagi karyawan yang tidak punya banyak waktu untuk bisnis, ide ini sangat menarik.

    Buat ide Anda semenarik mungkin untuk membuat keranjang hadiah yang tampak unik untuk menarik pelanggan potensial. Soal pendapatan tergantung pada kreativitas Anda dan keunikan desain Anda dan isi keranjang yang Anda buat.

  6. Bisnis Katering

    Bagi karyawan yang ingin mencari pekerjaan sampingan khususnya bagi karyawan yang sangat suka memasak, ide bisnis katering sangat cocok. Bisnis katering ini bisa dibuka secara kecil-kecilan di hari libur atau saat tidak bekerja seperti sabtu dan minggu.

    Pertama-tama silahkan coba berikan pelayanan kepada rekan kerja secara bergilir, tentunya mereka butuh makan pagi atau makan siang. Sediakan menu yang dikemas cantik agar rekan-rekan Anda tertarik untuk mencobanya.

    Bagi karyawan yang tinggal sendiri atau kost sangat membutuhkan jasa catering ini. Apalagi menu makanannya yang enak, bersih dan higienis. Anda bisa mendapat untung Rp 5.000 hingga Rp 20.000 per porsinya.

Bagi seorang karyawan, kerja sampingan offline tidak bisa dilakukan dengan santai karena perlu menyesuaikan kemampuan dan mampu mengalokasikan waktu antara kerja kantoran dan kerja sampingan. Dibutuhkan juga tenaga yang lebih karena harus berusaha kerss dalam menjalankan bisnis. Jangan sampai pekerjaan sampingan ini memperburuk tanggung jawab anda di pekerjaan utama.

Bagikan: