8 Cara Mudah Belajar Saham Untuk Pemula

Hai para generasi millennial, apa kabarmu hari ini? Ya, pada kesempatan kali ini kita akan mengupas tuntas tentang cara belajar saham untuk pemula. Hal itu sangat penting, mengapa? Karena tujuannya agar kamu mendapatkan profit semaksimal mungkin.

Banyak orang yang masih minim pengetahuan mengenai saham. Tak jarang mereka akan mengeluh mau mulai dari mana? Baik, biar kamu semua nggak makin penasaran mari langsung saja kita simak infonya berdasarkan ulasan di bawah ini ya!

Cara mudah belajar saham untuk pemula

Sebelum kita membahas tentang cara belajar saham untuk pemula, alangkah lebih baiknya jika kamu mengetahui apa pengertian saham? Ya, saham merupakan tanda penyertaan atau penyerahan modal pihak di dalam sebuah perusahaan atau PT, dimana pihak tersebut mempunyai klaim atas pendapatan perusahaan, aset perusahaan, serta berhak untuk hadir dalam acara Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Dengan investasi saham, maka diharapkan akan mendatangkan laba bagi penjual atau pembelinya. Jenis-jenis laba yang diperoleh yaitu berupa:

  • Dividen : ialah pembagian laba yang diberikan oleh pihak perusahaan dan berasal dari laba yang diperoleh oleh perusahaan.
  • Capital gain : ialah selisih antara harga beli dan harga jual, serta hal ini terbentuk dari kegiatan perdagangan di pasar sekunder.

Nah, selanjutnya kita akan membahas cara mudah belajar saham. Oke langsung kita simak uraian berikut ini ya!

1. Pilih mau jadi trader saham atau investor

Jika kamu ingin terjun di dunia saham ada 2 pilihan yaitu mau jadi trader saham atau investor. Keduanya jelas berbeda, karena masing-masing memiliki karakteristik serta ilmu yang berbeda pula untuk dikuasai.

Trader merupakan pihak yang membeli dan menjual saham dalam waktu yang singkat, serta biasanya memanfaatkan fluktuasi harga saham. Sedangkan investor merupakan pihak yang membeli serta menyimpan saham dalam kurun waktu yang lama. Bagi kamu yang masih pemula, disarankan untuk menjadi investor saham.

2. Mulailah dari modal yang kecil

Untuk memulai sebuah investasi, tidak harus menggunakan modal yang besar lho! Karena dengan modal kecil kamu tetap bisa investasi saham asalkan kamu tau strateginya. Kegiatan jual beli saham merupakan salah satu investasi yang beresiko tinggi. Mengapa demikian? Karena selain mendapatkan keuntungan, kamu juga harus siap jika sewaktu-waktu mengalami kerugian.

Jika hal itu tak ingin terjadi, maka tak ada salahnya berinvestasi saham dimulai dengan nominal yang kecil. Dan bila kamu sudah paham strateginya, kamu bisa menambah investasi dengan modal yang lebih besar.

3. Pengetahuan atau wawasan

Gimana kamu mau bertempur, kalau nggak punya senjata untuk bermain saham? Dengan belajar saham memang bukan solusi untuk kamu menjadi cepat kaya, namun dengan begitu kamu bisa meraih kemapanan. Untuk itu penting bagi kamu menguasai pengetahuan tentang saham.

Kamu bisa belajar, dari berbagai sumber seperti internet, buku atau bahkan belajar langsung dari ahlinya dengan mengikuti kelas offline ataupun online. Selain itu, disini kamu juga perlu belajar cara menganalisis grafik harga saham guna menentukan kapan bisa keluar masuk pasar modal. Makanya pelajari ilmunya dengan benar ya!

4. Memilih perusahaan sekuritas

Perusahaan sekuritas merupakan perusahaan yang bergerak dalam sektor transaksi jual beli efek. Namun, perusahaan tersebut tidak mengeluarkan efek dan hanya sebagai perantara antara pihak investor dengan pasar modal.

Ternyata tak hanya itu saja, perusahaan sekuritas juga berfungsi sebagai pelaksana proses penawaran umum saham. Jadi penting bagi kamu untuk memilih perusahaan sekuritas yang tepat.

5. Membuka rekening saham

Belajar saham itu seperti belajar berenang, kenapa begitu? Karena kalau hanya teori saja tanpa kamu memberanikan diri untuk terjun di dalam air, maka kamu tak akan bisa menjadi perenang yang handal.

Jadi kamu harus membuka rekening saham pada salah satu perusahaan sekuritas sebelum kamu bisa melakukan transaksi jual beli saham.

6. Proses bertahap

Perlu kamu tau, jika seseorang tak akan langsung berada di puncak kesuksesan tanpa adanya proses. Baik itu menjadi investor ataupun trader saham. Semua itu butuh waktu serta pembelajaran yang terus-menerus dilakukan.Kamu bisa melakukan penanaman modal secara bertahap sesuai dengan ilmu yang telah kamu pelajari serta pengalaman yang kamu lalui.

Karena jalan menuju sukses itu tidaklah instan, bahkan terasa lama. Namun, jika kamu terus bersabar dan disiplin untuk berusaha, maka kamu juga dapat sukses dalam berinvestasi saham. Jadi kamu jangan mudah putus asa ya?

7. Jangan gunakan semua modal hanya untuk satu transaksi

Untuk pemula sebaiknya kamu jangan memakai seluruh modal yang kamu miliki untuk melakukan satu jenis transaksi saja. Lantas bagaimana? Lebih baik kamu pakai sedikit saja, kemudian sisanya kamu simpan dahulu.

Hal itu bertujuan agar kamu dapat merasakan terlebih dahulu tentang trading sekaligus cara mengatasinya dengan tingkat kerugian yang dapat dibatasi. Bayangkan saja kalau kamu mempertaruhkan semua modal yang kamu miliki terus akhirnya rugi. Kamu nggak mau kan itu terjadi? Makanya ingat ya supaya hati-hati saat menggunakan modal!

8. Keuntungan dan kerugian

Sadar atau tidak jika semua bisnis pasti memiliki untung dan rugi. Hal itu tak terkecuali dengan bisnis saham. Ada beberapa hal yang menyebabkan trader merugi, antara lain yaitu:

  • Modal lenyap jika perusahaan bangkrut.
  • Harga saham turun, jadi berkurang pula modal yang kita masukkan.

Oleh sebab itu trading plan, menjadi hal yang sangat penting untuk seorang trader. Akan tetapi, tidak dipakai oleh para investor yang jarang membatasi titik untung dan rugi.
Selain beberapa hal di atas, dalam belajar saham mungkin ada beberapa pertanyaan yang sering terlintas di otak kamu. Nah, biar kamu nggak bingung lagi, silahkan simak jawabannya berikut ini ya!

Bagaimana cara memulai untuk investasi saham?

Gambar oleh mohamed Hassan dari Pixabay

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan saat akan melakukan investasi saham ialah dengan membuka rekening efek pada perusahaan sekuritas. Kemudian tentukan jumlah nominal yang ingin kamu sisihkan sekaligus tentukan pula saham yang ingin diinvestasikan.

Setelah rekening efek jadi, maka langkah selanjutnya kamu bisa menyetorkan dana secara rutin. Selain itu kamu juga bisa memakai fasilitas auto transfer dari rekening pribadi untuk setiap periode yang telah ditetapkan. Dan setelah itu kamu bisa melakukan pembelian saham secara rutin.

Apa saja syarat untuk membuka rekening efek pada perusahaan sekuritas?

Ada beberapa dokumen yang perlu kamu siapkan antara lain:

  • Fotokopi e-KTP
  • Fotokopi halaman depan buku tabungan
  • Fotokopi NPWP (jika ada)
  • Sediakan materai Rp 6000 minimal 2 buah

Apakah ada serta berapa besar biaya transaksi saham?

Ada. Besar kecilnya biaya transaksi saham berbeda-beda untuk setiap perusahaan sekuritas. Tetapi, pada umumnya sekitar 0,2 – 0,3% dari nilai transaksi pembelian saham, dan khusus bagi transaksi penjualan saham ditambah PPh 0,1%.

Nah, itu tadi pembahasan kita tentang cara belajar saham untuk pemula. Sudah paham ya sekarang mengenai seluk beluk saham? Sampai jumpa lagi!

Exit mobile version