Peluang Besar Investasi di Indonesia di Tahun 2020

Loading...

Menilik kekayaan alam Indonesia yang melimpah disertai dengan perekonomian yang berkembang pesat, tidak sedikit negara-negara di dunia semakin tertarik untuk melakukan investasi di Indonesia. Orang-orang dari luar negeri yang memiliki suatu badan usaha, bisa dengan mudah untuk berinvestasi apabila telah melengkapi persyaratan yang resmi.

Maka dari itu dalam sektor investasi, Indonesia semakin diminati oleh semua orang yang ada di seluruh dunia. Bukan tanpa sebab, karena peluangnya dinilai sangat menggiurkan. Hal ini tak lepas dari sistem investasi yang mana semakin banyak Anda berinvestasi, maka semakin besar pula keuntungan yang bisa didapatkan.

Beberapa Sektor yang Menjadi Daya Tarik Investasi di Indonesia

Tidak bisa dipungkiri bahwa Indonesia memiliki daya tarik yang kuat sehingga banyak negara-negara asing yang ingin menanamkan modal di Indonesia. Dikarenakan Indonesia disebut sebagai salah satu negara terpadat di dunia, dengan angkatan kerja serta pasar domestik yang sangat besar. Hal tersebut tak lepas dari bonus demografi, yang membuat Indonesia memiliki sektor perekonomian terkemuka di dunia.

Loading...

Di tambah lagi dengan kekayaan alam yang berlimpah dengan tingkat keanekaragaman hayati tertinggi kedua di dunia, siapapun pasti tertarik mengelola finansialnya di Indonesia. Dan bukan hanya itu, sebagai negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia, Indonesia dikenal pula sebagai negara demokratis terbesar urutan ketiga di dunia. Di tambah lagi Indonesia memiliki iklim kebijakan yang dinilai stabil serta selalu konsisten berkomitmen untuk menerapkan reformasi struktural yang ada.

Poin Penting Bagi Calon Investor Asing yang Berminat Menanam Modal di Indonesia

Melakukan investasi saat ini sangat mudah, termasuk bagi negara asing yang berminat investasi di Indonesia. Maka, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum melakukan investasi. Bagi sebuah sistem penanaman modal asing, disyaratkan investasinya harus sebagai perseroan terbatas atau PT di Indonesia.

Selanjutnya modal yang digunakan bisa modal asing atau juga Joint Venture dengan para investor dalam negeri. Menariknya nilai investasi yang ditanamkan oleh perusahaan asing bisa lebih besar misalnya Rp. 10 miliar di luar tanah dan bangunan serta modal disetorkan dengan jumlah Rp. 2,5 miliar. Dan bagi pemegang saham wajib memiliki saham minimal Rp 10 juta saja.

Peluang Besar Investasi di Berbagai Kawasan Khusus

Melakukan investasi di Indonesia bisa memiliki peluang besar apabila daerah yang akan jadikan tujuan investasi, berada di kawasan khusus seperti KEK, KSPN, KI dan juga KPBPB. Untuk lebih jelasnya, berikut penjelasan dari kawasan khusus tersebut:

  1. KEK adalah Kawasan Ekonomi Khusus

    KEK yang merupakan Kawasan Ekonomi Khusus ini, adalah suatu kawasan yang memiliki batasan tertentu. Kawasan ini memiliki keunggulan geoekonomis dan geostrategis dengan dukungan penyelenggaraan infrastruktur seperti jalan dan tol, pelabuhan, bandara, hingga jalur kereta api.

    Bukan hanya itu, pemberian fasilitas dan insentif berupa fasilitas fiskal dan non-fiskal dan juga serta kemudahan perizinan investasi dikarenakan diciptakannya administrator KEK. Hingga saat ini ada 15 KEK di Indonesia diantaranya; KEK Sei Mangkei, Arun Lhoksumawe, Tanjung Kelayang, Bitung, Morotai, Maloy Batuta Trans Kalimantan, Tanjung Lesung, Palu, Mandalika, Galang Batang, Sorong, Tanjung Api-api, Singhasari, Kendal dan juga Likupang.

  2. KSPN adalah Kawasan Strategis Pariwisata Nasional

    Sementara Kawasan Strategis Pariwisata Nasional atau KSPN di Indonesia terdiri dari lima kawasan. Kawasan superprioritas tersebut diantaranya; Danau Toba, Mandalika Lombok, Borobudur, Labuan Bajo, dan Likupang. Maka, kelima kawasan di atas memiliki potensi wisata yang sangat besar di Indonesia. Yang mana merupakan salah satu daya tarik investasi di Indonesia yang menggiurkan.

  3. KI adalah Kawasan Industri

    Sedangkan Kawasan Industri atau KI merupakan wilayah khusus yang direncanakan untuk tujuan pengembangan suatu industri. Di Indonesia terdapat 108 KI yang tersebar di pulau Jawa. Ini termasuk daya tarik investasi di Indonesia yang diberikan kemudahan dari pemerintah. Selain itu untuk bisa memulai konstruksi proyek dengan tanpa persyaratan lainnya, bisa langsung mengajukan izin konstruksi serta izin lingkungan secara paralel dengan proses konstruksi proyek.

  4. KPBPB adalah Kawasan Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas

    Kawasan Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas pun salah satu daya tarik investasi di Indonesia bagi negara asing. Bahkan hingga kini tercatat ada 4 kawasan KPBPB di Indonesia seperti Sabang, Batam, Bintan dan Karimun. Nah, KPBPB biasanya menerapkan aturan bebas bea masuk pajak dan cukai. Sehingga peluang investasi di kawasan-kawasan ini bisa mencapai sektor perdagangan, maritim, industri, perhubungan, perbankan, pariwisata dan juga perikanan dengan optimal.

Prosedur Lengkap Penanaman Modal di Indonesia

Saat ini pemerintah Indonesia selalu konsisten berupaya untuk memudahkan siapa saja yang ingin investasi atau menanam modal di Indonesia. Salah satunya melalui sistem Online Single Submission atau disebut juga OSS. Semua aspek terkait perizinan di bahas di dalamnya secara lengkap.

Loading...

Online Single Submission ini mulanya dibentuk di tahun 2018 yang menjadi gerbang dari sistem pelayanan pemerintah yang telah ada di kementerian atau lembaga terkait. Dengan adanya sistem OSS ini diharapkan perizinan untuk memulai investasi menjadi lebih mudah, cepat, dan sederhana.

Maka, simak saja prosedur investasi di Indonesia yang menggunakan sistem OSS praktis dan mudah berikut ini:

  1. Mendaftar Akun OSS

    Memiliki nomor identitas yang sah seperti NIK bagi warga Indonesia dan Paspor bagi warga negara asing sangat penting untuk membuat akun OSS. Selain itu memiliki NPWP juga diwajibkan. Nah, setelah memasukkan data yang valid, maka setiap calon investor akan mendapatkan user id dan juga password serta email aktivasi akun OSS.

  2. Membuat Nomor Induk Berusaha atau NIB

    Setelah akun OSS berhasil dibuat calon investor diharuskan untuk membuat Nomor Induk Berusaha atau NIB. Yang berfungsi untuk identitas pelaku usaha untuk digunakan bagi berbagai macam kegiatan usaha. Identitas tersebut berlaku selama menjalankan kegiatan usaha.

    Selain berfungsi sebagai bukti pendaftaran Penanaman Modal, NIB ini sekaligus berfungsi untuk pengesahan TDP, API dan Hak Akses Kepabeanan yang bersifat opsional. Beberapa data yang diperlukan untuk membuat NIB diantaranya; data perusahaan, data akta, data pengurus, pemegang saham, hingga data kegiatan usaha.

  3. Mengurus Perizinan

    Setelah mendapatkan NIB, calon investor pun diharuskan untuk membuat pernyataan komitmen izin usaha. Persyaratan ini untuk memenuhi persyaratan izin usaha atau juga izin komersial atau operasional, izin lokasi, izin lingkungan, dan juga IMB. Izin usaha bisa diterbitkan jika calon investor telah membuat pernyataan komitmen dan efektif. Jika telah dipenuhi termasuk dengan pembayaran PNPB juga. Selanjutnya calon investor akan diberikan izin operasional atau komersial jika telah melengkapi semua syarat yang dibutuhkan.

Dengan pembahasan lengkap mengenai investasi di Indonesia tadi, membuktikan secara gamblang jika peluang investasi selalu terbuka lebar dan potensial. Maka, semua calon investor asing manapun tentu memiliki ketertarikan menanamkan modal di Indonesia tanpa tapi. Di zaman sekarang siapapun Anda bisa dengan mudah berinvestasi.

Loading...