Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.

Apa itu Investasi: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan 5 Jenis Investasi

Mengenal lebih jauh mengenai apa itu Investasi memang penting. Mulai dari pengertiannya, tujuannya untuk apa, hingga jenis-jenis investasi itu sendiri. Karena pada umumnya investasi ini merupakan sebuah istilah yang kerapkali terdengar, meski Anda bukan orang yang berkecimpung di dunia ekonomi sekalipun.

Kenali Apa itu Investasi Sebelum Memulainya

Secara garis besar investasi merupakan kegiatan menanamkan modal ke berbagai tempat atau pihak, yang tujuannya untuk meningkatkan atau menghasilkan finansial yang lebih tinggi di masa depan atau dalam periode tertentu. Investasi sendiri bisa dilakukan oleh suatu individu atau perusahaan tertentu.

Jika Anda tertarik untuk berinvestasi, ada baiknya untuk mengenali apa itu Investasi sebelum memulainya. Karena hal tersebut bisa menjadi pengetahuan penting, jika sewaktu-waktu Anda telah siap berinvestasi.

1. Pengertian Investasi Menurut Ahlinya

Agar lebih jelas dan tepat, simak beberapa pengertian investasi berdasarkan ahlinya dalam bidang ilmu ekonomi yang ada di bawah ini:

  • Mulyadi

    Berdasarkan Mulyadi, investasi diartikan sebagai pengaitan sumber-sumber dana yang disimpan dalam jangka panjang. Dana tersebut diharapkan bisa menghasilkan laba di masa yang akan datang.

  • Fitz Gerald

    Berdasarkan Fitz Gerald investasi merupakan sebuah aktivitas yang bersangkutan dengan usaha. Di mana dilakukan berbagai penarikan sumber dana yang nantinya digunakan untuk menambah atau membeli modal barang. Kemudian barang modal tersebut diharapkan bisa menghasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang.

  • James C VanHorne

    Jika berdasarkan James C VanHorne, apa itu Investasi merupakan sebuah aktivitas memanfaatkan kas yang ada pada saat ini. Hal tersebut bertujuan untuk bisa mendapatkan hasil barang atau laba di masa mendatang.

2. Tujuan dari Investasi

Kegiatan yang dinamakan investasi ini nyatanya sangat penting dalam keberlangsungan finansial setiap orang yang menekuninya. Maka dari itu, investasi memiliki tujuan penting yang berhubungan erat dengan masa depan finansial suatu individu atau perusahaan. Untuk lebih jelasnya, simak tujuan utama dari sebuah investasi berikut ini:

  • Memperoleh Pendapatan Tetap

    Salah satu tujuan investasi yakni menanamkan modal di beberapa perusahaan yang Anda percayai. Dengan begitu, tujuan utama dari investasi ini memungkinkan Anda memperoleh pendapatan tetap dari beberapa perusahaan. Karena di dalamnya terdapat hak kepemilikan dari investasi yang ditanamkan sebelumnya.

  • Meningkatkan Usaha atau Bisnis

    Suatu usaha yang dikembangkan akan berpotensi kian meningkat dengan diberlakukannya suatu investasi. Meski investasi selalu identik dengan keuntungan finansial, investasi kali ini bisa meningkatkan usaha Anda di bidang sosial dan lain sebagainya. Dengan kata lain, jangkauan usaha atau bisnis Anda bisa lebih luas lagi.

  • Meminimalisir Persaingan

    Jika Anda telah memahami apa itu Investasi, tujuan yang satu ini bisa dipahami dengan lebih mudah. Karena dengan melakukan investasi, Anda dinilai telah mampu mengurangi jumlah persaingan atau kompetitor dari perusahaan lain yang bergerak di bidang yang sama.

  • Bisnis Terjamin

    Berinvestasi ke berbagai tempat yang terpercaya membuat Anda memiliki banyak koneksi yang mumpuni. Dengan begini berbagai usaha dan bisnis yang tengah dijalani bisa lebih terjamin lagi. Salah satu tujuan utama dari investasi ini, memungkinkan Anda untuk terhindar dari berbagai kerugian.

3. Manfaat dari Investasi

Di Indonesia sendiri tidak sedikit perusahaan yang berlomba-lomba melakukan investasi. Karena telah diketahui berbagai tujuan utamanya yang memang menguntungkan. Bukan hanya menguntungkan dari sisi finansial, namun keuntungan dari hal lainnya. Lebih lanjut lagi mengenai apa itu Investasi, inilah beberapa manfaat dari investasi yang harus Anda ketahui:

  • Meningkatkan Aset

    Tidak bisa dipungkiri investasi memiliki keuntungan yang nyata untuk masa depan. Dalam hal aset, memungkinkan Anda untuk meningkatkan aset serta harga jualnya. Contohnya jika Anda memiliki tanah untuk berinvestasi, tanah tersebut bisa menguntungkan jika dijual bertahun-tahun kemudian. Dalam hal ini tak jauh berbeda dengan investasi emas dan semacamnya.

  • Segala Kebutuhan Terpenuhi

    Manfaat dari investasi memungkinkan segala kebutuhan masa depan Anda terpenuhi. Contohnya saja jika Anda berinvestasi emas, yang mana emas tersebut bisa Anda jual kembali beberapa tahun kemudian saat harga emas kian meningkat tajam. Keuntungan finansial pun jelas sangat besar, maka mampu memenuhi segala kebutuhan Anda di masa depan.

  • Meminimalisir Pengeluaran

    Jika Anda melakukan investasi atau menanam modal, Anda kemungkinan besar akan lebih bijak dalam hal pengeluaran. Sehingga meminimalisir pengeluaran akan lebih mudah dilakukan. Sebab fokus utama lebih tertuju pada investasi, yang keuntungannya bisa dipetik di masa depan.

  • Terhindar dari Utang

    Manfaat selanjutnya bagi finansial Anda, investasi mampu membuat siapa saja selaku investor terhindar dari utang. Karena bisa menjadi masalah krusial jika berinvestasi dengan cara berutang. Maka, memiliki gaya hidup minimalis dan sederhana sangat bermanfaat bagi para investor agar terhindar dari utang.

Image by mohamed Hassan from Pixabay

4. Jenis-Jenis Investasi

Apa itu Investasi? Investasi memiliki dua bagian penting; pertama bentuk Investasi Aktiva Riil, merupakan investasi yang bisa dilakukan secara individu dengan wujud fisiknya. Seperti berinvestasi emas, logam mulia, properti, hingga tanah. Kedua bentuk Investasi Aktiva Finansial, yang investasinya merupakan surat atau dokumen berharga seperti deposito, saham dan lain sebagainya.

Oleh sebab itu, investasi memiliki beberapa jenis yang bisa dibedakan berdasarkan kategori tertentu. Berikut jenis-jenisnya:

  1. Investasi Berdasarkan Aset

    Jenis investasi ini umumnya digolongkan menjadi kekayaan atau modal yang Anda miliki. Investasi berdasarkan aset terbagi menjadi dua jenis. Pertama yakni real asset dengan wujud bangunan, kendaraan, gedung dan sebagainya. Kedua yakni financial asset yang mana wujudnya berupa dokumen.

  2. Investasi Berdasarkan Sumber Pembiayaan

    Jenis investasi ini berdasarkan pada sumber-sumber dari hasil investasi. Karena investasi ini terbagi menjadi dua jenis, antara lain investasi yang sumbernya dari modal asing dan investasi dari sumber dalam negeri.

  3. Investasi Autonomous

    Selanjutnya mengenai apa itu investasi bisa dibilang salah satu jenis investasi ini, tidak akan dipengaruhi oleh pendapatan tertentu karena sifatnya spekulatif. Contohnya jika Anda membeli dokumen atau surat berharga.

  4. Investasi Induced

    Jenis investasi ini bisa dipengaruhi oleh pendapatan tertentu, keterbalikan dari investasi autonomous. Contohnya merupakan penghasilan transitoris, jenis penghasilan yang dihasilkan dari luar pekerjaan, seperti halnya bunga.

  5. Investasi Berdasarkan Bentuk

    Jenis investasi yang satu ini, berdasarkan cara untuk menanamkan suatu investasi. Karena investasi ini terbagi menjadi dua jenis seperti Investasi Portofolio, yang bisa dilakukan melalui pasar modal dan instrumennya ialah surat berharga. Misalnya obligasi dan juga saham.

Memulai Investasi Dari Hal Kecil

Demikianlah pembahasan lengkap mengenai apa itu Investasi yang bisa kami sampaikan untuk Anda. Tidak bisa dipungkiri, bahwa tujuan serta manfaat dari investasi sudah sangat jelas menguntungkan bagi masa depan. Berinvestasi pun bisa Anda mulai dari hal terkecil terlebih dahulu. Akan tetapi perlu diingat saat Anda memutuskan untuk berinvestasi, Anda bisa melakukan analisa serta pertimbangan yang tepat terlebih dahulu agar tepat sasaran.

Exit mobile version