2 Tips Sukses Membuat Landing Page Pada Website Penjualan

Tips Sukses Membuat Landing Page – Sering mendengar istilah Squeeze page, Landing Page dan Sales Page? Perbedaan mendasar dari 3 istilah diatas ada di Tujuan Pembuatannya. Sederhananya, begini Squeeze page dibuat dengan tujuan untuk mendapatkan prospek, ada penempatan opt in newsletter.

Landing page adalah tempat pertama kali visitor membaca penawaran produk kita, bisa di homepage atau di halaman spesifik lainnya. Biasanya bertujuan untuk menarik perhatian pengunjung atau melakukan call to action, misalnya : melakukan order, subsribe, isi survey, membaca berita, dll.

Sales Page adalah halaman yang berisi penawaran produk/jasa lengkap dengan form order, atau bisa juga disebut sales offer. Halaman sales page dibuat untuk keperluan pemesanan order barang/jasa.

Beberapa pengusaha online biasanya akan menggunakan homepage website mereka sebagai halaman arahan/ landing page untuk iklan mereka. Pertanyaannya, “Apakah cara seperti ini selalu benar?” Jawabannya adalah, “Tergantung Tujuannya!”.

Jika Anda ingin mendapatkan banyak keuntungan, lebih baik Anda membuat halaman arahan khusus untuk iklan website Anda dan ini tidak harus selalu mengarah ke halaman homepage website. Anda tidak harus mengarahkan visitor selalu ke halaman depan situs/homepage, kenapa?

Berikut adalah beberapa Tips Sukses Membuat Landing Page, alasan mengapa Anda perlu menggunakan halaman arahan yang spesifik untuk iklan web Anda.

Tips Sukses Membuat Landing Page

1. Untuk mendapatkan konversi penjualan

Untuk mendapatkan konversi penjualan
Image by Megan Rexazin from Pixabay

Misalnya saja Anda sudah memasang iklan untuk situs Anda. Sehingga harapan Anda setiap pengunjung bisa melihat apa yang Anda jual. Artinya setiap kali pengunjung yang datang HARUS diarahkan ke sebuah halaman situs Anda untuk bisa membeli produk di situs Anda. Tanpa konversi ini, Anda tidak akan mendapatkan apa-apa dari program ini.

Iklan Anda mungkin akan cukup menarik untuk mendorong orang untuk membeli produk, tapi tanpa halaman arahan yang jelas, bagaimana mereka tahu cara membeli produk Anda.

Oleh karena itu penting untuk memiliki halaman arahan yang jelas untuk iklan yang Anda buat. Tanpa halaman arahan yang spesifik dan relevan, semua yang Anda lakukan hanya menghabiskan biaya promosi, tanpa benar-benar mendapatkan konversi penjualan.

Baca Juga : Beda Website Dengan Landing Page

2. Tidak cukup hanya homepage saja

Tidak cukup hanya homepage saja
Image by Mudassar Iqbal from Pixabay

Untuk mendapatkan pembelian berulang, tidak cukup Anda hanya fokus membuat tampilan halaman depan saja yang dibuat menarik. Banyak orang membuat kesalahan dengan hanya fokus membuat homepage website mereka sebagai halaman arahan (landing page) untuk iklan mereka.

Hal yang sama juga berlaku bagi mereka yang memanfaatkan halaman lain seperti halaman produk. Homepage biasanya mengandung banyak link ke halaman lain yang ada di website Anda. Intinya adalah halaman arahan/landing page harus relevan dengan kata kunci yang sesuai dengan iklan Anda. Sehingga Anda bisa saja membuat beberapa halaman arahan yang berbeda-beda sesuai dengan target produk yang akan di tawarkan ke orang.

Hal ini juga penting bahwa halaman arahan yang relevan dan spesifik dapat mendorong pengunjung Anda untuk mengambil tindakan – misalnya membeli produk Anda atau setidaknya Anda bisa mendapatkan leads/data diri dari calon pelanggan potensial.

Baca Juga : Konten Marketing yang Tingkatkan SEO Website

Jika Anda masuk ke dalam sebuah program affiliate marketing tanpa benar-benar memiliki halaman arahan jelas, bisa saja Anda akan membayar terlalu banyak biaya promosi tanpa mendapatkan hasil apa-apa.

Demikianlah tadi Tips Sukses Membuat Landing Page yang harus anda ketahui. Jadi jika Anda masih tidak memiliki halaman arahan yang jelas untuk iklan Anda, Anda sebaiknya mulai membuatnya sekarang. Dan saya percaya, Anda akan mulai melihat perubahan hasil dari setiap iklan yang Anda pasang. Berani coba? Selamat mencoba, salam sukses !

Leave a Comment

18 + 2 =